Juara Umum Paskibraka SMP Negeri 1 Percut Sei Tuan Boyong Semua Gelar di O2SN

0
2271

Deliserdang | SUMUT24
Ternyata kerja keras dan latihan yang disiplin serta  semangat dari guru guru pembimbing telah menghasilkan prestasi yang memuaskan. I SMP Negeri 1 Percut Sei Tuan berhasil menjadi juara 1  Olympiade Olah Raga Siswa Nasional (O2SN) Kabupaten Deli Serdang yang dilaksanakan baru – baru ini  di Lubuk Pakam.
SMP Negeri 1 Percut Sei Tuan  meraih medali Emas (Juara I) atas nama siswa Tasya Roliani Dewi. Kemudian berhasil  menyabet Medali Emas (Juara I) untuk olah raga Renang gaya bebas, gaya dada dan gaya punggung atas nama siswa M. Khairul Akbar.
Tidak hanya itu, SMP N 1 Percut Sei Tuan pada bulan Maret 2016 yang lalu juga berhasil tampil sebagai juara umum Paskibra tingkat Provinsi Sumatera Utara dan berhasil pula menjadi juara II dalam cabang Renang gaya dada atas nama  Annisa Dwi Adila, sedangkan untuk  cabang Bulu Tangkis berhasil meraih medali emas untuk ganda putra atas nama Agung dan Ikhsan  di Pekan olah raga Pelajar Daerah (PORDA) Deli Serdang.
Menurut Kepala Sekolah SMP Negeri 1 Percut Sei Tuan Dra. Risna Wahyuni, MA  banyak kegiatan  ekstra kurikuler dilakukan dengan tujuan memupuk bakat dan minat siswa sehingga ke depan diharapkan akan tampil para atlit atlit yang dapat mewakili daerah pada ajang ajang berikutnya baik tingkat provinsi maupun tingkat nasional.
Menurut Dra. Rellyn  Sitohang dan Drs. Sahli Siregar selaku guru pembimbing,  latihan  rutin tetap dilakukan di sekolah bahkan di luar sekolah dalam bentuk laga tanding persahabatan dengan sekolah sekolah lain. Ternyata minat siswa untuk aktiv dalam berbagai kegiatan olah raga dan seni di SMP N. 1 Percut Sei Tuan cukup tinggi.
Hal ini  dapat dilihat dari tingkat kehadiran dan kedisiplinan siswa mengikuti setiap sesi latihan. Bahkan di hari hari liburpun mereka tetap berlatih mengasah ketrampilan dan kemahiran dalam cabang yang diminati. Pihak sekolah sangat mendukung semua program yang tujuannya peningkatan prestasi belajar dan peningkatan penunjang bakat dan kemampuan siswa.
Masih menurut Risna Wahyuni, program tidak hanya terbatas pada bidang seni dan olah raga, tetapi juga di bidang keagamaan. Tuntas Tulis Baca Al Quran, Program Bindikel dan pembentukan karakter, bahkan untuk tahun pelajaran 2016/2017 mendatang telah dipersiapkan program literasi dengan jam masuk dipercepat menjadi 7.15. Jadi 15 menit sebelum belajar siswa melakukan aktivitas kegiatan pembelajaran yang bersifat pembentukan karakter, budaya salam, literasi, membaca diam, menghafal ayat ayat pendek bagi yang beragama Islam serta doa doa bagi non muslim, serta melagukan lagu lagu nasional pada setiap akhir proses pembelajaran di kelas. (R.05)