Jawab Tantangan Ketahanan Pangan DPD KNPI Sumut Cetak 1000 Pemuda Tanam Sayur Hidroponik

949

Medan|SUMUT24
Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Sumut, megadakan pelatihan Budi Daya Sayur Hidroponik, Selasa (14/1).

Pelatihan yang diadakan di Sigma Hydrofarm, Tanjung Anom ini, dibuka oleh Ketua DPD KNPI Sumut, Sugiat Santoso, SE. MSP.

Pelatihan mengambil tema “Menanam Sayur Tanpa Tanah” ini, dihadiri Ketua DPD KNPI SUMUT Sugiat Santoso, Ketua Koperasi KNPI Sumut M.Hasbi Simanjuntak, Sekretaris Koperasi Akmad Fauzi Nasution, Bendahara Juhri Sirait, dan Wakil Ketua Apri Budi.

?Dalam sambutannya, Ketua DPD KNPI Sumut, Sugiat Santoso mengatakan,
pelatihan yang dilakukan DPD KNPI Sumut untuk menjawab tantangan ketahanan pangan yang sangat mengkhawatirkan.

“Hidroponik sangat efektif untuk dikembangkan dilahan sempit dan tidak memerlukan pasokan air yang banyak. DPD KNPI Sumut juga ingin mensukseskan program Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL),” ungkapnya.

Selain itu, kata Sugiat, hal ini dilakukan guna memenuhi kebutuhan sayur bagi masyarakat dan pasar.

“Kegiatan ini rencananya akan kita lakukan dua kali dalam sebulan. Sampai tercapai target untuk mencetak 1000 petani pemuda hidroponik,” jelas Sugiat Santoso yang juga merupakan kandidat Doktor Program Pasca Sarjana USU ini.

Ketua Koperasi KNPI Sumut M. Hasbi Simanjuntak mengatakan, tanaman dengan sistem hidroponik sangat bermanfaat, karena menggunakan sedikit air dengan penggunaan pupuk organik.?

“Secara ekonomis, pengembangan tanaman hidroponik sangat menguntungkan. Mengingat modal untuk pengembangan tanaman ini relatif kecil, sementara pemasarannya sangat terbuka lebar,” jelasnya.

?Diharapkan dengan mengembangkan pertanian hidroponik, maka dapat mendukung kedaulatan pangan terutama dari kebutuhuan komoditas holtikultura.

“Diharapkan peserta dapat memanfaatkan secara maksimal lahan di sekitar rumahnya untuk menyediakan sayuran sehat,” harapnya.

Ketua Panitia Pelaksana, HM.Husni Ritonga MA mengatakan, pelatihan ini diikuti oleh 35 orang pemuda yang berasal dari Medan, Deli Serdang dan Tanjung Balai.

“Pelatihan ini dilaksanakan dalam tiga seksi, yaitu tanggal 14 januari 2016, bulan Februari 2016 dan Maret 2016,” pungkasnya.(Rel)

Loading...