Jadikan Siantar Gerbang Destinasi Danau Toba

665

Pematang Siantar | SUMUT24

Pematang Siantar sebagai gerbang destinasi menuju Danau Toba yang sudah di piprogramkan oleh Pemerintahan Pusat dengan BODT (Badan Otorita Danau Toba), siap berbenah diri untuk menyambut program tersebut. Hal itu dikatakan Walikota Siantar Hefriansyah Noor S.E. M.M saat menerima audensi PU/Pimred Harian SUMUT24, Rianto Ahgly SH didampingi Korlip Dody Franky Ismana, di Rumah Dinas Walikota Jalan MH Sitorus, Siantar, Selasa (20/2).

Dalam paparan Walikota Siantar kepada SUMUT24, untuk APBD tahun 2017 lebih kurang Rp1.8 triliun. Alokasi anggaran diperuntukkan bagi pembangunan infrastruktur jalan, drainase, rehabilitasi irigasi dan rehabilitasi gedung, serta lapangan yang sudah dilaksanakan dengan dana lebih kurang Rp50 miliar.

Misalnya, Rehabilitasi Taman Bunga dan Perparkiran Pariwisata. Tanah Lapang Haji Adam malik, sehingga masyarakat Kota Siantar sudah bisa bebas masuk ke lapangan.

“Selama ini Lapangan dibuat pagar dan sudah kita bongkar. Sehingga warga bebas berjalan, berolahraga serta beragam aktifitas. Pemko juga sudah menyediakan bangku santai, kemudian bangunan di parkir. Kita buat juga wisata kuliner baik dari hasil UKM dan pengrajin. Untuk dua tahun kedepan ini, Kota Siantar akan kita benahi,” ujar Hefriansyah Noor.

Bahkan, ujar Walikota Siantar ini, akan dibangun plaza, mall atau pusat belanja megah, sehingga bisa salah satu lokasi perputaran bisnis moderen di Kota Siantar.

“Icon sebuah kota mederen ada pusat bisnis dan jajanan kuliner yang nantinya akan menjadi destinasi wisata menuju Danau Toba,” ujar Walikota.

“Pokoknya kita sesuaikan hasrat warga Siantar. Dan masih banyak hasrat warga siantar yang terpendam, serta hiburan yang memadai dan terjangkau,” ujarnya.

Ditambahkan Hefriansyah lagi, dengan dibangunnya jalan Tol Kuala Namu-Tebing semakin menghemat waktu dengan jarak tempuh hanya 30 menit. Sementara dari Kota Tebing Tinggi dan Siantar, sampai saat ini masih lancar bisa ditempuh lebih kurang 40 menit.

“Jadi sekarang ini, kalau ngak ada hambatan jarak tempuh perjalanan Medan jurusan Parapat, sudah bisa ditempuh hanya dengan waktu 2 jam saja. Sehingga mengambil Refreshing singgah sebentar di Kota Siantar dan nantinya kita tunjukkan produk lokal antara, lain Kopi Kok Tong dan Roti Ganda serta Bika Ambon.

Masih sebut Walikota lagi, satu-satunya di Siantar transport gratis ke Danau Toba sudah tersedia yakni dari Medan lantas naik Kereta Api di Siantar sudah tersedia Bus Damri jurusan Siantar, Parapat hingga ke Bandara Silangit. Kemudian Tanah Kebun Tanjung Pinggir milik HGU PTPN III Kebun Bangun yang berlokasi di areal kota Siantar.

Saya sudah melaporkan kepada Pak Presiden Jokowi yang baru-baru ini berkunjung ke Siantar. Saya beritahukan kepada Pak Jokowi perihal adanya tanah lebih kurang 583 Ha, bahwa HGU sudah berakhir. Kini dalam Pembahasan karena prosesnya lumayan panjang. “Bila tuntas untuk pembebasan tanah nantinya akan kita buat tempat wisata kuliner dan Kota Baru. Sudah saya sampaikan waktu itu ke Pak Presiden. Pak Presiden bilang, “silahkan datang kapan saja saya tunggu,” ujar Pak Jokowi kala itu.

Ketika ditanya lahan PTPN IV dilokasi areal gerbang menuju Danau Toba dimana ada sekitar 50 Ha berada di lokasi Pematang Siantar dan dalam periode kepala daerah yang lalu, sudah direncanakan pembangunan Pasar Kuliner.

“Ya memang ada rencana kita untuk membangunnya, tapi bukan 50 Ha, sudah terlalu jauh kita minta nanti seluas 5 Ha. Karena areal itu perbatasan Siantar-Simalungun dan sebagai pintu gerbang pariwisata, nantinya sebagai tempat singgah wisatan manca negara,” ujar Walikota.

Kemudian untuk program Rencana 2018, sambung Hefriansyah, kita juga akan teruskan struktur jalan serta pembukaan ring road dan untuk kebutuhan masyarakat, seperti lokasi hiburan rakyat itu juga kita lanjutkan Pembenahannya serta mengantisipasi dampak kriminal, sehingga wisatawan semakin nyaman datang berlama-lama di Kota Siantar ini. (lp)

Loading...