Intelijen Kejati Sumut Tangkap DPO Dugaan Korupsi Dana Desa

187
Tim intelijen Kejati Sumut, bekerja sama dengan Tim intelijen Kejaksaan Agung menangkap Kepala DFesa Bulungihit, Kec. arbau, Kab. Batu Batu Utara, Sarpin DPO kasus Dugaan Korupsi Dana Desa.|Ist

MEDAN | SUMUT24.co

 

Tim intelijen Kejati Sumut, bekerja sama dengan Tim intelijen Kejaksaan Agung menangkap DPO atas nama, Sarpin (48), Kepala Desa Bulungihit, Kec. Marbau, Kab. Labuhan Batu Utara.

 

Kasipenkum Kejati Sumut Sumanggar Siagian dalam pers relisnya, Selasa (24/11/2020) mengatakan, Sarpin ditangkap terkait dengan dugaan korupsi APBDesa senilai Rp 960 juta.

 

Dikatakan, Sarpin diamankan tim Tabur  (Tangkap buronan) yang dipimpin langsung oleh Asintel Kejati Sumut, Dwi Setyo Budi Utomo  Senin (23/11/2020)  di perkebunan sawit, Dusun Blimbingan, Desa Batang Gangsal, Kab. Indragiri Hilir.

 

Kades Bulungihit yang menjadi buron ini, sudah  satu bulan berada di rumah kenalannya, untuk menghindari panggilan pihak Kejari Labuhan Batu.

 

“Sarpin merupakan tersangka kasus dugaan korupsi pengelolaan APBDesa Bulungihit, TA 2016-2019 dengan kerugian negara Rp960 juta,” ujar Dwi.

 

Kejari Labuhan Batu, papar Dwi Setyo, telah mengeluarkan Surat Perintah Penyidikan Kejaksaan Negeri Labuhan Batu Nomor: Print-01/L.2.18/F.2/07/2020 tanggal 14 Juli 2020.

 

Saat dijadikan tersangka, Sarpin beberapa kali mangkir dari panggilan, sehingga Kejari Labuhan Batu mengeluarkan surat daftar pencarian orang (DPO).

 

“Tersangka langsung kita serahkan ke Kejari Labuhan Batu untuk pemeriksaan lebih lanjut,” tandas Dwi Setyo. (zul)

Loading...