Indosat Ooredoo Business Connect Medan 2019 : Membangun Mata Rantai Ekonomi Melalui Digitalisasi

178

MEDAN | SUMUT24.co

 

Indosat Ooredoo dengan strategi akselerasi B2B dengan mesin pertumbuhan baru menggelar roadshow Business Connect Medan 2019 di Ballroom Hotel JW Marriot Medan, Rabu (09/01/2019).

 

Ooredoo Bussiness memanfaatkan ajang ini untuk memperkenalkan beragam teknologi disruptif yang mampu membantu para pelaku usaha dan pemangku kepentingan menemukan model bisnis naru, bussiness insight melalui sharing use cases dari para praktisi dan industri leader, dan solusi untuk peningkatan bsinis dan produktivitas.

 

Acara ini dihadiri oleh Wakil Gubernur Sumatera Utara (Wagubsu) Drs H Musa Rajekshah MHum, Public Relations Director Traveloka Siti Sufintri Rahayu, CEO PT Nutrifood Indonesia Mardi Wu, dan Chief Business Officer Indosat Ooredoo Intan Abdams Katoppo, serta ratusan CEO dan pebisnis dari berbagai perusahaan ternama di Sumatera Utara.

 

Dalam sambutannya, Wagubsu Drs H Musa Rajekshah MHum mengatakan bahwa di era digital ini masyarakat mengharapkan data yang transparan dari pemerintah. Oleh sebab itu pemerintah memanfaatkan jasa penyedia data internet dari perusahaan telekomunikasi secara maksimal sehingga informasi bisa sampai ke pelosok daerah melalui jaringan internet.

 

Pemerintah Provinsi Sumatera Utara menyambut baik dan berterimakasih kepada Indosat Ooredoo atas kinerjanya dalam menyampaikan informasi yaitu dengan strategi menggandeng beberapa perusahaan retail yang ada di Medan untuk membantu masyarakat Sumatera Utara dibidang bisnis melalui jaringan internet.

 

Pembangunan di Sumut ini membutuhkan dukungan banyak pihak. Karenanya selaku pemerintah provinsi Sumut, kita terus berupaya mengembangkan segala potensi ekonomi yang kita miliki.

 

Dalam pertemuan itu, hadir pula CEO PT Nutrifood Indonesia, Mardi Wu yang membawakan materi presentasenya bertajuk Accelerating Business in Industry 4,0. Beliau mengatakan bahwa saat ini merupakan kebangkitan sentuhan teknologi digital dalam dunia industry.

 

Hal tersebut ditandai dengan semakin banyaknya mesin dan peralatan yang terkoneksi internet, hingga banyaknya data-data yang berkembang dan dapat digunakan menjadi data yang baru. Potensi ini harus kita kejar dan kita jadikan peluang sehingga hadirnya teknologi ini dapat menyokong produktivitas usaha,” jelasnya.

 

Sementara itu, Chief Business Officer Indosat Ooredoo, Intan Abdams Katoppo mengatakan, Indosat Ooredoo Business menggelar Business Connect di Medan karena tingginya potensi yang ada di Sumatera Utara.

 

“Kami mengundang beberapa narasumber andal untuk mengulas solusi disruptive yang bisa diterapkan para pelaku bisnis di Medan. Kami berharap event ini dapat memfasilitasi pebisnis untuk mengadopsi teknologi digital dalam membuka peluang, peningkatan produktivitas dan percepatan pertumbuhan ekonomi seiring dengan kemunculan disruptive teknologi,” katanya.

 

Menurut Intan, Indosat Ooredoo akan memberikan jalan positif untuk mengembangkan portensi bisnis di masayarakat. Sejauh ini Indosat Ooredoo telah membantu bidang usaha pelabuhan, industrial estate, rumah sakit, hotel dan kuliner. Target kerja untuk membantu pemda setempat memberikan transparansi sata kepada masyarakat melalui program smart city dapat diwujudkan.

 

Indosat Ooredoo menyadari, sambung Intan, bahwa di era disruptive technology saat ini setiap sektor perlu mengadopsi digital guna memberikan value bisnis melalui ekonomi digital.

 

“Kami berharap, dengan rampungnya perluasan jaringan 4G Plus di area Sumatera Utara dapat turut mendukung layanan dan pengalaman digital terbaik bagi pelanggan selular maupun bisnis Indosat Ooredoo,” tutup Intan. (Rel)

Loading...