Ikuti Kompetisi Sains Madrasah, Dua Santri dan Fatayat PMDI Melaju Ke Tingkat Provinsi

KEDONDONG | SUMUT24.co

Empat dari enam pelajar Pondok Modern Daarul Ikrom Kedondong berhasil meraih juara di Kompetisi Sains Madrasah (KSM) di tingkat Kabupaten Pesawaran, Senin (5/9/2022).

Keempatnya terdiri dari dua Santri dan dua Fatayat. Dua dari keempatnya berhak melaju ke tingkat provinsi.

Keempatnya yakni, Rafif Arya Satya Al Habil, M Rifai Yusri, Deby Dwi Novika dan Diana Lestari. Rafif yang merupakan Santri kelas 3 berhasil meraih juara 3 bidang IPA terintegrasi. Sementara Deby Dwi Novita, Fatayat kelas 5 berhasil menyabet juara 2 bidang Ekonomi terintegrasi. Keduanya akan kembali tampil membawa nama Pondok Modern Daarul Ikrom Kedondong di tingkat provinsi.

Sementara dua lagi, M Rifai Yusri dan Diana Lestari harus puas dengan juara harapan 1 bidang geografi terintegrasi dan harapan 3 bidang fisika terintegrasi.

Dirut Ma’had Tarbiyah Islamiyah Al ‘Ashriyah (MTIA), Ustadz Muhammad Rizky Ananda S.Pd.I menjelaskan, sebelumnya pihaknya menurunkan enam Santri dan Fatayat. Namun dalam perjalanan, dua Santri dan Fatayat gugur.
Menurutnya, Kompetisi Sains Madrasah (KSM) yang digelar Kemenag merupakan kompetisi rutin setiap tahunnya. Menurutnya, kompetisi tersebut adalah salah satu prioritas pihaknya agar tetap mengambil peran setiap tahunnya.

“Alhamdulillah, dua tahun belakangan kita selalu ambil andil ke tingkat Provinsi. Meski belum pernah ke tingkat Nasional, minimal kita menjaga trend untuk tetap melaju ke tingkat Provinsi,” tuturnya kepada PMDI Media, Senin (5/9/2022).

Masih dikatakan alumnus Pesantren Darul Arafah Raya dan UIN Sumatera Utara itu, pihaknya akan semaksimal mungkin memberikan bimbingan terhadap kedua Santri dan Fatayat PMDI yang melaju ke tingkat Provinsi tersebut.

“Kita akan lebih maksimal dari tahun lalu. Karena target kita, tahun ini semoga melaju ke Nasional,” tegasnya.

Keenam Santri dan Fatayat yang mengikuti kompetisi tersebut sebelumnya dibimbing oleh tiga Ustadz dan Ustadzah. Ketiganya Ustadz Syaiful Hidayat, Ustadzah Siti Amalia S.E dan Ustadzah Nur Afwa Milawati S.Pd.

Keenam Santri dan Fatayat yang terpilih untuk mengikuti kompetisi tersebut merupakan hasil penjaringan ketiga guru pembimbing. Berbagai proses dilalui keenamnya dan terpilih untuk membawa nama PMDI dalam kompetisi tersebut.

“Kita lihat dari keseharian mereka di kelas, lalu ada beberapa tes kita berikan dan mereka bisa melaluinya. Maka kita pilih anak-anak ini untuk ikut dan terus kita bimbing,” ucap Ustadzah Nur Afwa.

Sementara Ustadzah Siti Amalia S.E mengingatkan untuk kedua Santri dan Fatayat yang meraih juara agar tetap fokus belajar untuk persiapan di tingkat Nasional.

“Tetap fokus, jangan cepat puas, harus lebih giat lagi untuk mendapat hasil yang lebih maksimal di tingkat Provinsi. Karena yang bakal melaju ke tingkat Nasional nantinya hanya 1 orang,” ujarnya.(W02)