Ibu Kandung Korban Menangis Kasus Pencabulan Anak Kandungnya Usia 6 Tahun Mandek di Polrestabes Medan

544

MEDAN I SUMUT24.co
Hingga kini, pelaku dugaan perbuatan cabul terhadap bocah perempuan sebut saja Melati yang masih berusia enam tahun, belum juga ditangkap Unit PPA Sat Reskrim Polrestabes Medan.

Padahal, sudah tujuh bulan kasus perbuatan pencabulan tersebut dilaporkan dengan Laporan Polisi Nomor : LP/3107/XII/2020/SPKT Restabes Medan tanggal 16 Desember 2020 atas nama pelapor FM.

Mirisnya lagi, Terlapor dugaan perbuatan cabul berinisial, LLD (52) hingga kini masih bebas berkeliaran dan tidak tersentuh hukum.

FM selaku ibu kandung Melati kepada wartawan, Jumat (9/7/2021) mengatakan bahwa Melati telah dicabuli di rumah terlapor, LLD (52) di Jalan Sun Yat Sen No. 14 Kelurahan Sei Rengas II, Kecamatan Medan Area pada Senin, 14 Desember 2020 sekira pukul 18.30 WIB.

“Kemaluan anak saya (Melati) dicabuli pelaku dengan menggunakan tangannya. Tidak hanya itu saja, terlapor (LLD) juga menjilati kemaluan anak saya,” ujar FM kepada wartawan.

Dikatakan FM, perbuatan cabul yang dilakukan terlapor terhadap anaknya sudah dilakukan sebanyak dua kali dalam hari yang berbeda. Terlapor juga memeluk dan mencumbui korban.

“terlapor juga menyuruh anak saya untuk menghisap kemaluan terlapor hingga terlpor mencapai orgasme. Usai melampiaskan perbuatannya, terlapor juga mengancam anak saya untuk tidak memberitahukannya kepada saya,” ungkap FM.

Akibat kejadian itu, sambung FM, kemaluan Melati mengalami sakit karena dimasukkan jari tangan oleh pelaku. “Tak hanya itu, anak saya mengalami trauma dan gangguan phisikis akibat perbuatan terlapor,” beber FM sambil menangis.

Dalam tangisannya itu, FM pun memohon kepada pihak kepolisian khususnya Polrestabes Medan dan Polda Sumut, untuk segera menangkap terlapor yang telah melakukan perbuatan cabul terhadap anaknya hingga mengalami trauma phisikis.

“Sementara terkait kasus tersebut, Kanit PPA Polrestabes Medan, AKP Madianta Ginting, ketika di Konfirmasi tentang kasus tersebut menjawab, Akan Kami Atensi Bang, katanya melalui, WhatsApp, Jumat (09/07/21)

“Saya minta kepada, Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Riko Sunarko dan Kapolda Sumut, Irjen Pol RZ Panca Putra S MSi, untuk segera terlapor yang telah melakukan perbuatan cabul terhadap anak saya hingga mengalami sakit pada kemaluannya dan mengalami trauma phisikis terhadap anak saya,” pungkas FM sambil terus menangis meratapi peristiwa yang dialami anak kandungnya itu.

Sementara itu, kakak kandung pelaku, AF kepada wartawan membenarkan jika anak pelapor (FM) ada dititip di rumah terlapor LLD.

“Saya mencoba mengoleskan obat di kemaluan Melati saat mengeluh kesakitan,” ujar AF kakak kandung terlapor.(W02-05)