Hati -hati Cahaya Laser Dapat Merusak Mata

0
3886

Medan | Sumut24
Saat ini lampu laser sedang kembali ngetrend di masyarakat. Para penjualnya juga semakin banyak, khususnya di malam hari. Pemakaiannya dianggap dapat memberikan kesenangan tersendiri bagi si pemiliknya, apakah itu untuk sebuah hiburan di malam hari. Namun dalam menggunakannya kita sepertinya patut untuk berhati-hati. Pasalnya, jika mengalami kontak langsung pada mata, sinar laser tersebut akan dapat merusaknya.

“Tentu apabila sinar laser sampai mengalami kontak pada mata, itu dapat merusak mata,” ungkap dokter spesialis mata, dr Syaiful Bahri SpM Selasa (22/3) di Medan.

Syaiful menjelaskan, cahaya dari sinar laser itu sangat tajam, berbeda dari sinar cahaya lainya. Sehingga apabila sinarnya sampai terkena pada mata seseorang, makula pada mata dapat terganggu kesehatannya.
“Makula itu sendiri adalah daerah kecil yang berbentuk bulat, terletak di bagian belakang retina pada mata. Di pusat makula itu terdapat daerah lekukan yang disebut fovea yang merupakan daerah yang terdiri dari sel-sel konus berbentuk kerucut yang diperlukan untuk kemampuan melihat yang lebih rinci serta penerima persepsi warna,”katanya.

Syaiful melanjutkan, dalam operasi, penggunaan sinar laser saja perlu kehati-hatian dalam menggunakannya. Jika sembarangan, sinar laser bahkan bisa menembus ke otak, dan sangat berbahaya dampaknya. “Kalau dalam operasi ada batasan-batasan tertentunya. Tembakan sinar laser hanya diberikan pada daerah tertentu yang dianggap perlu saja,” jelasnya.

Akan tetapi sambung Syaiful, sinar laser medis dengan sinar laser hiburan, memiliki kemampuan daya tembak yang berbeda. Namun apabila, jarak jangkau sinar laser sampai sejauh 2 KM, itu menurutnya sudah termasuk kuat. “Kalau hanya sekilas sinarnya kena ke mata seseorang, itu memang tidak jadi persoalan yang berarti untuk kesehatannya. Tetapi bagi yang memiliki mata sensitif, sinar itu tentu berbahaya,” ujarnya.

Sebagaimana yang diketahui, di Jogja baru-baru ini akibat sinar laser yang ditembakkan ke langit, sampai mengganggu penerbangan pesawat. Disitu, pilot pesawat mengaku terganggu penglihatannya sehingga mengalami kesulitan saat melaksanakan take off (lepas landas) ataupun landing (pendaratan).(nis)