Harga Sawit TBS Anjlok Rp 890/Kg

48

LANGKAT I SUMUT24

Nilai jual/ harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit beberapa bulan terakhir semakin anjlok. Menurun perlahan bahkan setiap pekan harga berubah tanpa penyebab dan standart.

Informasi yang dihimpun Kamis (16/5) di Bahorok menyebutkan jika sepekan terakhir masih diatas Rp 1000/kg namun terus merosot hingga Rp 890 /kg.

Lompoh Pinem (52) seorang petani kelapa sawit warga Dusun Tanjung Naman, Desa Lau Damak ditemui wartawan mengaku kesulitan membagi hasil panen. Tingginya biaya hidup dan jasa pekerja mengakibatkan pemilik hanya mendapat nilai nominal yang sedikit.

Disinggung tentang jasa/upah pemanen, Pinem mengatakan mencapai Rp 250-Rp 300/kg tergantung jarak lahan ke Tempat Pengumpulan Hasil (TPH) atau lokasi transaksi urainya.

Kondisi harga demikian tentunya sangat brrdampak terhadap perkembangan/sirkulasi ekonomi serta tanaman bakal tidak mendapatkan perawatan maksimal ujarnya lesu.

“Hanya mampu bertahan hidup saja tanpa kemajuan yang berkembang. Sementara itu harga produksi industri seperti pupuk dan racun gulma/herbisida tidak pernah mengalami penurunan,” pungkas Pinem.

Hardi Kembaren salah seorang pembeli/agen pengumpul dikonfirmasi mengaku ketentuan harga beli di lapangan berdasarkan ketetapan nilai jual di Pabrik Kelapa Sawit (PKS).

“Penyesuaian operasional dengan harga PKS tegasnya. Menurutnya pembeli/agen juga lebih gairah di saat harga tandan berduri (TBS-red) mahal dan stabil. Belum diketahui harga anjlok akan stabil normal,” kata Hardi. (mit)

Loading...