Hanya 2 Orang Gunakan Hak Suara di RS Pirngadi Medan

109

Medan|SUMUT24
Pihak Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr. Pirngadi Medan melakukan pemungutan suara pada Pemilihan Umum (Pemilu) 2019. Hasilnya, hanya 1 orang pasien dan 1 keluarga pasien yang menggunakan hak suaranya.

“Hanya 2, pasien dan keluarganya,” kata Kepala Bagian Hukum dan Humas (Kabag Humas) RSUD Dr. Pirngadi Medan, Edison Perangin-angin, Rabu (17/4).

Menurutnya di RSUD Dr. Pirngadi Medan yang menyalurkan hak suara menggunakan A5. Pemungutan suara dilaksanakan oleh Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) Kelurahan Perintis.

“Mereka langsung mendatangi pasien dan keluarga pasien di ruang rawat inap dengan membawa kardus dan kertas suara,” jelasnya.

Edison menyebut, sebelum Pemilu pihaknya bersama petugas KPPS Kelurahan Perintis Medan sudah melakukan sosialisasi dengan pasien dan keluarga pasien. Bagi pasien dan keluarga pasien yang ingin memilih di rumah sakit harus mengurus surat A5.

Pada Kamis (11/4) kemarin, pihaknya sudah mendata berapa banyak pasien dan keluarga pasien. Jumlahnya ada sekitar 153 orang. Data terakhir pada 16 April 2019 tinggal 84 orang.

“Memang yang mau memilih di rumah sakit terus menurun. Data terakhir ada 29 orang yang berjanji akan mengurus A5. Tapi pagi tadi hanya 2 orang saja yang membawa A5. Dari dua pemilih, satu orang pasien penyakit kanker dan satu orang lagi merupakan keluarganya,” sebut Edison.

Ketua KPPS Kelurahan Perintis, Indra Surya Lubis mengungkapkan, dalam melaksanakan tugas di rumah sakit pihaknya tidak menemukan kendala. Sebab, kegiatan ini sudah menjadi rutinitas mereka saat Pemilu.

“Kita sengaja membuat TPS di belakang rumah sakit untuk memudahkan petugas saat mengambil surat suara. Kita memang khusus melayani pasien atau keluarga pasien yang ingin menggunakan hak pilih,” terangnya.

Untuk Pemilu 2019 ini, TPS Kelurahan Perintis menurunkan 3 petugas dari TPS, KPPS sebanyak 2 orang, 3 orang dari Panwaslu dan 2 orang dari kepolisian. Pihaknya sudah melakukan sosialisasi dengan maksimal.

“Dan yang menggunakan hak pilih di sini hanya 2 orang,” ungkap Indra.
(RO2)

Loading...