Gubsu Erry: Masih Banyak Yang Harus Dilakukan

52

MEDAN | SUMUT24

Tepat tanggal 15 April 2018 kemarin, Provinsi Sumatera Utara memasuki usianya yang ke 70 tahun.Dalam usianya ini, Sumatera Utara sudah dipimpin oleh 18 orang Gubernur, dimana masing masing dari pemimpin tersebut sudah tentu memiliki progres pembangunan pada massanya. Dan kedepan, masih banyak hal hal yang harus dilakukan.

“Kita ucapka nterima kasih. Karena, selama usianya 70 tahun Provinsi Sumatera Utara, sudah ada ada 18 Gubernur yang memimpin Sumut. Dan tentunya, sebagai bangsa yang besar, kita harus menghormati para pendahulu kita, sekecil apapun yang telah diperbuatnya untuk Sumut,”kata Gubernur Sumatera Utara HT Erry Nuradi, saat ditemui SUMUT24 usai mengikuti sidang paripurna istimewa di DPRD Sumut, Senin(16/4).

Ada beberapa pencapaian- pencapaian yang sudah dilakukan, lanjutnya, seperti produksi beras kita adalah yang terbesar sepanjang sejarah di Sumut,demikian juga dengan beberapa program program nasional di Sumut, yang tentunya tidak terlepas dari dukungan Pemerintah Daerah. Oleh karenanya, kedepan banyak hal yang harus kita lakukan.

“Dari sisi pengelolaan keuangan, Provsu sudah mencapai WTP dalam 3 tahun terakhir ini. Dan ini adalah pencapaian tertinggi,”katanya.

Demikian juga dalam bidang yang lain.Dalam progres yang disampaikan, tentu masih banyak juga yang kita harapkan untuk lebih disempurnakan pada masa masa yang akan datang.

Terkait dengan pembangunan di Sumut, Erry menjelaskan bahwa, pembangunan itu sifatnya berkelanjutan. Karenanya kedepan, diharapkan pemimpin itu bisa melanjutkan hal- hal yang belum bisa terselesaikan pada periode kami ini.

Disinggung soal program prioritas, Erry menjelaskan bahwa semua program sudah terakomodir di dalam RPJMD (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah). Misalnya, untuk panjang jalan sudah 88 persen sampai dengan akhir 2018. Kondisi itu diharapkan akan bisa terpenuh. Demikian juga dengan bidang irigasi, pendidikan, kesehatan dan bidang bidng lain, yang sesuai dengan RPJMD Provsu, yang telah direvisi pada tahun 2017 yang lal.

“Daerah diharuskan melakukan revisi RPJMD, apabila RPJMD nya lebih dulu disahkan dibandingkan dengan RPJMN. Jadi, RPJMD kita 2013 sedangkan RPJMN 2014, jadi kita harus menyesuaikan,”terangnya.

Terkait denan hal ini, Erry juga berpesan kepada calon Gubernur Sumut yang akan datang, untuk menyesuaikan visi dan misinya dengan RPJMN. Karena daerah itu, sudah memiliki patron dari Pusat. Apa yang akan dilakukan, harus sejalan dengan apa yang telah dilakukan oleh Pemerintah Pusat. (W03)

SHARE