GKN Polres Sergei Ringkus Pegedar dan Pemasok Shabu, Sepucuk Senpi Jenis Air Softgun Turut Diamankan

83

SERGEI | SUMUT24.co

Kepolisian Polres Sergei melalui Sat Res Narkoba Polres Sergei berhasil meringkus 2 (dua) tersangka pelaku penyalahgunaan narkotika jenis shabu-shabu saat terjaring oprasi Gerebek Kampung Narkoba (GKN) yang dipimpin Kasat Res Narkoba AKP Martualesi Sitepu SH MH, Senin (11/3/2019) pagi sekira pukul 08.00 Wib.

Adapun sasaran GKN tersebut di Dusun VIII Sei Blutu, Kecamatan Si Bamban, Serdang Bedagai wilkum Polres Sergek. Dari TKP, petugas mengamankan seorang pria, Tio Paulus Lumban Siantar alias Kuwait (51), warga setempat.

Dari tersangka (Kuwait-red), petugas mengamankan barang bukti 2 (dua) helai plastik klip transparan yang berisikan kristal warna putih duduga narkotika jenis shabu dengan bruto 0,33 gram serta 1 (satu) pucuk senjata api (senpu) jenis air softgun warna hitam dan 1 (satu) unit HP merek Samsung warna hitam.

Kapolres Sergei AKBP Juliarman Eka Putra Pasaribu S Sos SIK MSi melalui Kasat Res Narkoba AKP Martualesi Sitepu SH MH kepada wartawa yang disampaikan dalam pesan tertulisnya menyatakan, penangkapan itu atas dasar informasi tentang peredaran shabu yang dilakukan seorang pria bernama Kwait di sekitar lokasi tempat tinggalnya.

Menindak lanjuti itu, petugas melakukan penyelidikan dan pada tanggal 3 Maret 2019 diketahui saat pelaku (Kwait-red) menikahkan anaknya, dan kepada kerabatnya yang berdatangan diberikan shabu untuk di konsumsi, sehingga membuat warga resah yang dilakukan pelaku.

Kemudian, pada hari Senin (11/3/2019) sekira pukul 08.00 Wib, personil Sat Narkoba dipimpin Kasat Res Narkoba AKP Martualesi Sitepu SH MH didampungi Kanit Idik 2 Ipda Maruli Sihombing bersama 3 orang anggota melakukan GKN di Dusun VII, Desa Sei Blutu, Kecanatan Sei Bamban, Sergei, tepat dirumah pelaku.

Hasilnya, 1 (satu) plastik transparan ditumpukan kayu berisikan kristal putih diduga shabu ditemukan dipekarangan rumah Kuwait, dan dari kemari di kamar Kuwait ditemukan sepucuk senpi jenis air softgun aktif.

“Saat diintrigasi, pelaku mengakui narkotika jenis shabu didapat dengan cara membeli dari seorang laki-laki bernama, Hendra seorang warga Tebung Tinggi yang sejak 6 bulan lebih sudah melakukan transaksi shabu,” ucap AKP Martualesi.

Selanjutnya, Sat Res Narkoba Polres Sergei pada, Senin (11/3/2019) sekira pukul 21.30 Wib, melakukan pengembangan ke Tebing Tinggi terhadap, M Hendra di Jalan Mesjid Lingkungan VI, Kelurahan Satria, Kecamatan Padang Hilir, Tebing Tinggi. Kemudian oleh petugas dilakukan transaksi terhadap M Hendra.

“Hasilnya, petugas berhasil menangkap, M Hendra (21) dari sebuah Gg kecil setelah sepakat melakukan transaksi shabu. Dari M Hendra diamankan shabu 0,16 gram hasil pengembangan yang didapat dari dalam kamarnya,” ujar AKP Martuslesi.

Saat ini sambung mantan orang nomor satu di Polsek Kutalimbaru, kedua tersangka menjalani proses pemeriksaan di Sat Narkoba Polres Sergei.

“Tersangka Tio Pulus Lumban Sisntar aluas Kuwait dijerat dengan pasal 114 Sub 112 UU RI No.35 Tahun 2010 tentabg Narkotika dan UU Darurat No.12 Tahun 1951 tentang kepemilikian senpi dan sejenisnta tanpa ada hak. Sementara, M Hendra dijerat denfan pasal 114 Sub 112 UU RI No.35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman penjara maksimal 20 tahun,” pungkas Kasat Narkoba Polres Sergei.(W02)

Loading...