GKN di 3 Lokasi, Satres Narkoba Sergei Ringkus 4 Orang Pengedar Shabu

223

SERGEI | SUMUT24.co

Menindak lanjuti perintah Kapolres Sergai, AKBP H Juliarman Eka Putra Pasaribu S Sos SIK MSi agar setiap tempat peredaran dan penyalahgunsan narkoba di Wilkum Polres Sergai, agar dilakukan upaya kepolisian. Sehingga dapat ditekan dan daerah tersebut terbebas dari peredaran narkoba.

Jajaran Sat Narkoba Polres dipimpin Kasatres Narkoba AKP Martualesi Sitepu SH MH, KBO Iptu Defta Sitepu, Kanit Idik I Iptu P Sinuhaji, Kanit Idik II Ipda Maruli bersama personil pada tanggal 10 April 2019 melakukan Grebek Kampung Narkoba (GKN) di 3 tempat yaitu di Lingkungan Tempel Kel Simpang Tiga, Kecamatan Perbaungan dilanjutkan ke Dusun II Desa Pon, Kecamatan Sei Ban Ban dan Dusun II Gara Pulo Desa Simpang Empat, Kecamatan Sei Rampah.

Dari Lingkungan Tempel berhasil menangkap 2 orang laki-laki tersangka yaitu, Surya Efendi alias Coy (40), dan M Sani alias Doni (31), dengan barang bukti 15 plastik klip berisi kristal diduga shabu seberat 38,05 Gr dan uang tunai Rp 250 ribu.

“Oleh tersangka, Surya Efendi alias Coy menerangkan sudah sebulan mengedarkan shabu yang ditiipkan bandar berinisial I dan setelah shabu terjual lalu disetorkan uangnya, tersangka mendapat keuntungan sebesar Rp 200 hingga Rp 300 ribu,” ujar Kapolres Sergei didampingi Kasatres Narkoba.

Dari TKP ke 2 di Desa Pon, sambung Kapolres, personil berhasil menangkap seorang laki-laki tersangka bernama, Junaidi alias Ijun (33), dengan barang bukti sebuah plastik klip berisi kristal diduga shabu berat bruto 0,25 grm dan 1 unit hp merk Samsung warna hitam.

Dari TKP 3 di Dusun II Gara Pulo, personil berhasil menangkap seorang laki-laki yang sudah menjadi target operasi bernama, Sahnan alias Anan (50), dengam barang bukti 6 paket plastik klip berisi kristal diduga shabu berat bruto 10,3 grm dan uang tunai Rp 200 ribu.

“Oleh tersabgka ini menerangka sudah setahun menjual shabu dengan keuntungan setiap gram nya Rp 400 hingga Rp 600 ribu. Adapun tersangka mendapat shabu dari seseorang berinisial B saat ini masih penyelidikan,” terang Kapolres.

Lebih hauh dibeberkan AKBP Juliarman, ke 4 tersangka dijerat dengan pasal 114 Sub 112 dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara dan denda sebanyak banyaknya Rp 10 Milyar, pungkas Kapolres Sergei.(W02)

Loading...