Gerebek Judi di Tanjung Balai Poldasu Nyaris Bentrok Dengan TNI AL

MEDAN | SUMUT24
Petugas Reserse Unit Vice Control (VC) Subdit III/Umum Direktirat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Sumut mengerebek lapak judi berkedok mesin ketangkasan jenis Game Tembak Ikan di Jalan Majelis tepatnya di dekat Markas POM AL Tanjung Balai, Kamis (19/5) sekira pukul 22.30 Wib.

Informasi di Peroleh di Mapoldasu menyebutkan pengerebekan lapak judi tersebut sempat di warnai keributan antara Polisi dan TNI AL. Namun dengan kesigapan petugas, akhirnya dari lokasi berhasil diamankan 7 orang diantaranya 6 orang pemain dan pekerja, serta 1 orang penonton, 2 unit mesin Game yang langsung di boyong ke Mapoldasu Jumat (20/5) sore

“Sempat diwarnai keributan, nyaris benterok Polisi dan TNI AL, saling tolak tolakan, saat Polisi mau mengambil barang bukti mesin judi Game di lokasi ,meraka menghalanginya, agar mesin judi Game tersebut jangan di bawa,” jelas salah satu petugas kepolisian yang enggan menyebutkan identitasnya.

Lanjutnya, penggerebekan awalnya berjalan mulus tanpa hambatan, semua para pemain telah di bawa ke Polres Tanjung Balai, namun saat petugas mau mengambil barang bukti berupa mesin judinya, dilokasi sudah di jaga oleh oknum TNI AL di perkirakan sebanyak 25 orang.

Melihat keadaan itu, petugas Kepolisian yang hanya ada 4 orang mau tidak mau harus menunda untuk mengambil barang buktinya sembari melaporkan kepada atasan yakni Kapolres Tanjung Balai, sekaligus meminta bantuan dari Brimob, unit Shabara Polres Tanjung Balai, baru mesin judi itu dapat dibawa ke Mapoldasu.

Saat ditanya nama pemilik lapak judi berkedok mesin ketangkasan jenis Game Tembak Ikan tersebut, menurut polisi tersebut pemiliknya bernama A Tiauw warga Tanjung Balai. “Baru buka sekira Satu Bulan ini dan kalau omsetnya perharinya di perkirakan ada jutaan rupiah,” ujarnya.

Pantaun di Mapoldasu, terlihat barang bukti yang diamanakan 2 unit mesin judi Game tembak ikan diletakan di tempat parkir sepeda motor Sentral Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT), dan 6 orang pemain, pekerja, dan 1 orang penonton (saksi) terlihat sedang diperiksa diruangan penyidik Subdit
III/ Umum Ditreskrimum Polda Sumut.

Sementara Kasubdit III Umum Ditreskrimum Poldasu, AKBP Faisal Napitupulu ketika dikonfirmasi Minggu (22/5) membenarkan bahwa pihaknya ada melakukan penggerebekan lokasi judi Game tembak ikan berkedok permainan mesin ketangkasan di Tanjung Balai. “Benar kita ada menggerebek lokasi judi Game tembak ikan berkedok permainan mesin ketangkasan, saat ini masih pengembangan dan para pelaku sedang di lakukan pemeriksaan,” ucapnya. (W08)