Genjot Bisnis Kelapa, Kadin: Pemerintah Bentuk Koperasi

Jakarta-SUMUT24

Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) mendorong pemerintah membentuk koperasi guna mengembangkan bisnis kelapa.

“Masalah kelapa itu di angkutan dari pertanian ke industri mahal. Barangkali dengan membentuk koperasi kelapa bisa diolah menjadi produk setengah jadi kemudian dikirim ke industri untuk diolah menjadi produk akhir,” kata Wakil Ketua Umum Bidang Perdagangan Kadin Benny Soetrisno, Jakarta, Kamis (21/4).

Menurutnya, pembentukan koperasi ini sesuai misi pemerintah mendorong perekonomian nasional dan menumbuhkan industri manufaktur. Di sisi lain, petani kelapa juga bisa memenfaatkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang digelontorkan pemerintah.

“Jika perkebunan kelapa sudah besar, nantinya bisa dilakukan tumpang sari seperti kedelai maupun kacang tanah,” tandasnya.

Untuk diketahui, ekspor kelapa dan sabut kelapa tumbuh pesat dalam lima tahun terakhir. Kementerian Perdagangan mencatat penaikan nilai ekspor kelapa dan produk olahan dari USD 510,14 pada 2010 menjadi USD 1,21 miliar pada 2014.

Adapun produk paling banyak diekspor adalah kelapa olahan kering, air kelapa, serat sabut kelapa, dan sabut baku kelapa. (int)