Gara-gara Sabu Suddin Jadi Gila dan Dirantai

0
2910

MEDAN|SUMUT24
Bahaya narkoba terbukti pada pemuda ini. Dia jadi stres karena menggunakan sabu sehingga harus dirantai ayahnya.

Pemuda bernama Suddin (22) ini duduk tak berbaju di dekat gubuk yang ada di tanah kosong milik warga di sudut Jalan Gabus dan Jalan Gurami Medan, Rabu (13/4) siang.

Sesekali dia tertawa menyeringai, kemudian bernyanyi tanpa jelas apa lagunya. Kakinya dirantai dan digembok ayahnya, Arfan Lubis (54). Pemuda bertato di punggung ini pun tak bisa pergi jauh dari gubuk yang terbuat dari sisa-sisa kayu lapis dan plastik spanduk caleg itu.

“Terpaksa dia saya rantai sejak 3 bulan lalu karena dia suka mengamuk dan mengganggu warga,” kata Arfan.

Dia bercerita, jiwa Suddin mulai terganggu sejak akhir 2015 saat mereka tinggal di Jalan Perintis Gang Lingga, Tembung.

“Dia ilusi. Awalnya fisiknya gak bisa berdiri, tergeletak,” jelas Arfan.

Selanjutnya Suddin mulai meracau. Parahnya dia juga mengganggu orang lain. Bukan hanya telanjang di depan umum, dia terkadang melempari warga. Pemuda itu sempat dibawa berobat ke RSUD Pirngadi, Medan.

“Kata dokternya dia sakit karena memakai sabu-sabu,” jelas Arfan.

Omongan dokter itu sejalan dengan pergaulan Suddin selama ini. Dia diketahui sering berkumpul dengan teman-temannya di kawasan Jalan Pancasila, Tembung.

“Kabarnya memakai (sabu) dengan kawan-kawannya di sana. Tapi hanya dia yang kena (gila),” jelas Arfan (RC)