Empat Pelaku Pembunuh Jarisman Saragih Diberi Tindakan Tegas

212

MEDAN | SUMUT24.co

Empat orang tersangka pelaku penganiayaan hingga menyebabkan seseorang meninggal dunia, kini harus mempertanggungjawabkan perbuatanya sesuai hukum dan undang-undang yang berlaku.

Keempat orang dimaksud adalah, tersangka pelaku penganiayaan yang menyebabkan nyawa, Jarisman Saragih (22), salah seorang kader Organisasi Kepemudaan (OKP) Ikatan Pemuda Karya (IPK) meninggal dunia beberapa hari lalu usai dianiaya pelaku di Jalan Cemara, Desa Sampali, Kecamatan Percut Sei Tuan, Sabtu (2/2/2019) lalu.

Adapun ke empat tersangka dimaksud yakni masing-masing bernama, Riki, Dicky, Danu dan Fadli. Mereka berhasil ditangkap oleh satuan Reskrim Polrestabes Medan dibawah pimpinan Kapolrestabes Medan, KBP DR H Dadang Hartanto SH SIK MSi, Kasat Reskrim, AKBP Putu Yudha Prawira SH SIK MH dan Kanit Pidum, Iptu M Husin SH SIK.

Kapolrestabes Medan KBP Dadang Hartanto didampingi Kasat Reskrim Polrestabes Medan, AKBP Putu Yudha Prawira dan Kanit Pidum, Iptu M Husin dalam paparanya, Selasa (5/2/2019) kepada wartawan mengatakan, keempat pelaku yang sudah diberikan tindakan tegas ini, mengakui melakukan penganiayaan kepada korban hingga tewas dengan menggunakan benda keras dan tajam.

“Keempat tersangka pelaku sudah kita amankan dan diberikan tindakan tegas yang telah menghilangkan nyawa orang lain,” ucap KBP Dadang Hartanto.

Masi Kapolrestabes Medan, pasca aksi kegaduhan hingga ada nyawa yang melayang, KBP Dadang Hartanto menghimbau agar kedua belah pihak harus menahan diri dan menjaga suasana tetap kondusif di Kota Medan.

“Kita imbau dan harapkan tidak ada lagi bentrokan antar organisasi masyarakat di Kota Medan,” ujar Kapolrestabes Medan sembari menyatakan rasa salutnya terhadap masyarakat lain yang tudak terpancing dengan adanya aksi bentrokan kedua ormas terbesar di Kota Medan tersebut. “Kita jago Medan kondusif,” tandas KBP Dadang.

Dibeberkan Kapolrestabes Medan, sesaat usai bentrok, dari lokasi petugas berhasil menyita barang bukti, puluhan senjata tajam, sejumlah panah beracun, tombak, dan dua unit senapan angin, sebut KBP Dadang.(W02)

Loading...