Empat Gugus Pertamina MOR I Raih Apresiasi Di Kompetisi Inovasi

141
Empat Gugus Pertamina MOR I yang meraih apresiasi foto bersama.

 

MEDAN I SUMUT24
Empat gugus Pertamina MOR I menyabet apresiasi di ajang kompetisi inovasi Annual Pertamina Quality (APQ) Awards 2020.
Ajang kompetisi inovasi ini untuk membudayakan inovasi di Pertamina. Ajang ini menjadi wadah apresiasi bagi perbaikan dan kualitas kerja melalui inovasi berkelanjutan di seluruh lini bisnis dan anak perusahaan.

Tahun ini APQ memperebutkan 11 kategori penghargaan, 3 pengakuan khusus dan best of the best.
Tahun ini Pertamina Marketing Operation Region (MOR) I mengirimkan empat gugus untuk ikut berlaga dalam ajang kompetisi inovasi ini. Alhamdulillah, keempat tim berhasil menyabet penghargaan,” kata Unit Manager Comm, Rel & CSR MOR I, M. Roby Hervindo, kemarin.

Gugus Kopi Aceh sukses merebut penghargaan Gold kategori FT-Prove, gugus N Game meraih penghargaan Gold kategori RT-Prove. Sementara gugus R&J meraih penghargaan Gold kategori I-Prove. Sedangkan gugus Sambu membawa pulang penghargaan Silver kategori PC-Prove.
Inovasi Rio Akbar dari gugus R&J Fuel Terminal Gunung Sitoli berhasil membawa dampak efisiensi bagi perusahaan senilai Rp1,1 miliar per tahun.

“Manfaat efisiensi didapat dari minimalisir waktu penambatan kapal saat malam hari. Melalui pemasangan Swingin Solar LED Portable di Conventional Buoy Mooring,” jelas Rio.
Dia menambahkan, alatnya sudah terintegrasi dengan aplikasi Android sehingga dapat dikendalikan dari jarak jauh. Inovasinya juga dapat menekan potensi kerugian sebesar Rp800 juta akibat hilangnya buoy.

Fuel Terminal Manager Gunung Sitoli, Steven Victor Lanongbuka mengapresiasi inovasi timnya.

”Kami tentunya bangga atas pencapaian ini. Semoga dengan inovasi ini dapat terus meningkatkan kinerja di bersama di Fuel Terminal Gunung Sitoli maupin di Pertamina secara umum,” kata Steven.

Berbeda dengan pergelaran sebelumnya, APQ 2020 dilaksanakan secara virtual. Mengingat masih adanya pandemi Covid-19 di Indonesia. APQ tahun ini bertemakan meningkatkan daya saing melalui sinergi dalam meningkatkan kualitas.

Ajang adu inovasi nasional tahunan ini memasuki penyelenggaraan ke-10. Tahun ini diikuti oleh 167 tim perbaikan berkelanjutan dengan total peserta sebanyak 1.058. Inovasi-inovasi tahun ini berhasil membukukan penciptaan nilai Rp44,16 triliun.

”Semoga melalui ajang ini, insan mutu Pertamina dapat terus menelurkan inovasi-inovasi berkelanjutan. Sehingga terus memberikan penciptaan nilai yang bermanfaat bagi Pertamina,” kata Roby. (C04)

Loading...