Eldin : Masa Depan Bangsa Ditangan Pemuda

1323

MEDAN | SUMUT24
Pemuda adalah pewaris masa depan bangsa, dan ditangan pemudalah masa depan bangsa ditentukan, nasib suatu bangsa yang akan datang ada di pundak generasi muda. Dalam sejarah peradaban bangsa, pemuda merupakan asset bangsa, kemajuan atau kehancuran bangsa banyak tergantung pada kaum generasi mudanya sebagai agen perubahan pada setiap perkembangan dan pergantian peradaban selalu lahir anak muda yang mempeloporinya.

Hal ini dikatakan Wali Kota Medan Drs HT Dzulmi Eldin, saat membuka acara pendidikan dan pelatihan pembinaan karakter bagi pemuda se Kota Medan 2016, Senin (4/4) malam di Hotel Grand Kanaya Jalan Darusalam Medan. Hadir Sekretaris Dinas Pemuda dan Olahraga Medan Fahmi Harahap MSi, mewakili Ketua Kwartir Cabang Pramuka Kota Medan Prana Jaya SE, unsure KNPI Kota Medan, dan unsur PMII Medan.

Menurutnya, dewasa ini pemuda Indonesia telah banyak kehilangan jati diri terutama dalam hal wawasan kebangsaan dan patriotisme, oleh karenanya dibutuhkan adanya pemikiran kembali dalam pembangunan karakter bangsa bagi pemuda yang berwawasan kebangsaan dan patriotisme untuk menemukan jati diri bangsa.

“ Saya memberikan apresiasi atas kegiatan ini karena kegiatn ini dinilai sebagai bentuk pengasah diri bagi pemuda, karena pemuda harus punya persiapan dan bekal untuk masa depan, pemuda adalah pewaris masa depan bangsa, saya berharap kepada para peserta dapat mengikutinya dengan baik ,“ ujar Eldin.

Lebih lanjut dikatakannya, perjalanan sejarah membuktikan bahwa pemuda sangat signifikan dalam memajukan bangsa Indonesia, tercatat dalam beberapa etape kesejarahan pembaharuan kebanghsaan, diantaranya pergerakan kebangkitan nasional 1908, diikrarkannya sumpah pemuda 1928, Proklamasi 1945, Gerakan Tritura 1966, gerakan Malari 1974 sampai gerakan reformasi 1998, dengan kesejarahan yang panjang tersebut pemuda hari ini jangan berdiam diri perlu adanya penyadaran dan pencerahan, karena kehadiran pemuda sangat diperlukan untuk keberlangsungan bangsa dan Negara.

“ Pemuda menjadi tolok ukur sampai sejauh mana karakter pemuda terbentuk serta penguasaan lingkungan, pengaruh penyakit masyarakat terus mengancam, hampir di seluruh pelosok ada anak terkena narkoba, pemuda jangan berdiam diri harus dapat mencegahnya dan menjadi pelopor anti narkoba, “ harap Eldin.

Kepala Bidang Kepemudaan Dinas Pemuda dan Olahraga Suryadi MM melaporkan, peserta sebanyak 80 orang terdiri dari Resimen Mahasiswa, Mahasisiwa, dan organisasi kepemudaan, berlangsung 3 sampai 7 April 2016 di Hotel Grand Kanaya, nara sumber Deputi Bidang Pemuda Kementerian Pemuda dan Olahraga DR Syahyan Asmara, unsur kepemudaan Hadi Sumarno SH, dan dari Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Medan.

Kegiatan ini dimaksud untuk mendidik dan melatih para pemuda sebagai generasi penerus bangsa agar memiliki karakter, serta memiliki semangat juang tinggi, berdaya saing dan berwawasan kebangsaan. (dio)

Loading...