Edy-Ijeck Gubsu 2018-2023, Kemendagri Siapkan Tanggal Pelantikannya

506

MEDAN|SUMUT24

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumut, memberikan tenggang waktu selama 3 hari kedepan bagi pasangan calon Gubsu untuk melakukan gugatan terhadap hasil rekapitulasi hasil penghitungan suara, setelah diterbitkanya surat Keputusan KPU Sumut No 138/PL.03.6-Kpt/12/Prov/VII/2018 Tentang Penetapan Rekapitulasi Hasil Penghitungan Perolehan Suara Dan Hasil Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Utara Tahun 2018, tanggal 8 Juli 2018.

“Kita masih menunggu ada atau tidaknya gugatan dari paslon ke Mahkamah Konstitusi (MK), kita menunggu dulu, setelah 3 hari penetapan rekapitulasi suara,” kata Komisioner KPU Sumut Divisi SDM dan Parmas Yulhasni kepada SUMUT24, Senin (9/7).

Jika dalam tempo 3 hari kedepan tidak ada gugatan dari paslon terkait dengan penetapan rekapitulasi hasil penghitungan suara. “Selanjutnya KPU Sumut akan menetapkan pemenang Pilgubsu 2918,” tambahnya.

“Kalau soal kapan dilantiknya pemenang Pilgubsu 2018 ini, nantinya hal itu akan ditetapkan oleh Kemendagri,” terang Yulhasni.

Sebelumnya, KPU Sumut menggelar rapat pleno terbuka rekapitulasi hasil penghitungan suara tingkat provinsi dalam pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sumut tahun 2018 di Hotel Le Polonia Medan, Minggu (8/7).

Berdasarkan penghitungan perolehan suara total yang disampaikan KPU 33 Kab/Kota, pasangan nomor urut 1 Edy Rahmayadi- Musa Rajekshah (Eramas) berhasil mengungguli pasangan nomor urut 2 yakni Djarot Saiful Hidayat – Sihar Sitorus (DJOSS).

Eramas mendapatkan suara terbanyak di 17 kabupaten/kota. Terutama di daerah dengan jumlah pemilih relatif besar, seperti Kota Medan, Kabupaten Deliserdang, Langkat, Serdang Bedagai dan Labuhan Batu. DJOSS yang meraih suara terbesar di 16 wilayah hanya unggul di satu wilayah ber-DPT besar,yakni Kabupaten Simalungun. Secara total, Eramas mengumpulkan 3.291.137 suara atau 57,57%. Sementara DJOSS meraih 2.424.960 suara atau 42,42%. (red/W01)

SHARE