Dua Tahun Tak Diusut, Korupsi Lukmanul Hakim Rp1,3 M Mangkrak di Kejatisu

37
Lukmanul Hakim

MEDAN I SUMUT24

Penyidik Kejatsu diminta segera menuntaskan dugaan korupsi Prooyek Fiktip senilai Rp1,3 miliar di Dinas Sumber Daya Air, Cipta Karya dan Tata Ruang Pemprovsu. Pasalnya sampai hari ini, kasusnya tak jelas penanganannya alias mangkrak. Padahal, kasus itu sudah dua tahun ditangani Kejatisu, namun sampai saat ini belum ada perkembangaan.
“Bahkan dalam penyelidikan kasus itu terkesan ada permainan. Padahal, hasil audit BPKP mengatakan kerugian negara akibat proyek itu sebesar Rp.1,3 miliar. Namun, penyidikan tak kunjung dilakukan dan bahkan sepertinya dipetieskan,” tegas Ketua Gerakan Rakyat Anti Korupsi Hendra Hutagalung kepada SUMUT24. Minggu (22/4).

Menurut Hendra, “Proyek Fiktip tersebut dinilai sangat fantastis mencapai Rp 1,3 Miliar. Sebaiknya Kejatisu segera melakukan penyidikan karena bila penyidik memberikan waktu kepada pihak yang menangani proyek untuk mengembalikan kerugian negara, sama halnya Kejatisu tidak mendukung pemberantasan tindak pidana korupsi,” sebutnya.

Menurut dia, perlu dipertanyakan dalam mendukung pemerintah memberantas tindak pidana korupsi di Sumut. Dugaan korupsi tersebut terjadi pada tahun anggaran 2016, dengan total anggaran mencapai Rp1,3 miliar lebih.

Lebih lanjut dikatakan Hendra, Kita mendukung pihak penegak hukum untuk mengambil tindakan hukum atas proyek yang terindikasi bermasalah tersebut.

Hendra menegaskan agar pihak penegak hukum segera ambil tindakan secepatnya. “Silahkan aparat penegak hukum untuk melakukan penyelidikan yang mendalam agar kasusnya jelas sehingga masyarakat tidak bertanya-tanya tentang kasus yang didiam-diamkan tersebut.

Kedua proyek tersebut masing-masing penyusunan rancangan pola pengelolaan SDA pada Wilayah Sungai Nias tahun 2016 dengan memakai PT Alles Klar Prima senilai Rp 914.375.000 dan SID peningkatan infrastruktur irigasi pada D.I. Padang Garugur Kiri/Kanan Kabupaten Padang Lawas Utara seluas 1.050 hektar tahun 2016 dengan memakai PT Prima Rancang Kosulindo senilai Rp 425.260.000. (W03)

SHARE