Disinyalir Dibunuh dan Leher Dijerat Kain, Pemilik Café Patumbak Tewas

PATUMBAK | SUMUT24
Munaroh alias Umi (23), pemilik Kafe di kawasan Lahan Eks HGU PTPN 2
Pasar VII Desa Patumbak I Kecamatan Patumbak Kabupaten Deli Serdang,
tewas diduga dibunuh oleh tamu. Korban ditemukan dalam kondisi tergantung dan leher dijerat kain di kamar tidurnya. Namun anehnya dilokasi tempat minum korban ditemukan listip, rambut serta sandal yang berserakan, Minggu (27/3).

Informasi dihimpun wartawan dari lokasi kejadian menyebutkan, kejadian yang membuat geger warga itu diketahui sekira pukul 02.00 WIB. Sebelumnya korban bersama temannya sedang asik untuk menikmati minuman beralkohol sembari mendengarkan musik. Namun, tak berselang lama Risky (5) anak korban menjerit dan minta tolong kepada warga, masyarakat yang mendengar langsung datang ke lokasi café dan melihat korban sudah gantung diri.

“Aku nggak percaya Munaroh mau gantung diri, karena kalau dia memiliki masalah selalu cerita. Nggak mungkin gantung diri ini mungkin hanya modus. Aku yakin itu sahabatku ini di bunuh. Itu modus supaya kelihatan seperti bunuh diri,” kata Kamisyah (52).

Lanjut warga lainya, ciri-ciri orang gantung diri itu dapat dilihat
cairan spermanya keluar matanya melotot atau lidahnya menjulur. Dan
itu bisa dilihat posisi kain yang berada dibawah kerongkongan, itu
sepertinya menunjukkan barang bukti kain yang dipakai korban. Apa lagi
lutut kaki korban sampai ke lantai kan ngak logika kalau ini tewas gantung diri.

Petugas Polsek Patumbak yang tiba di TKP lalu melakukan penyelidikan.
Dan melakukan olah TKP, Sedangkan, warga yang mengetahui kejadian
tersebut langsung dimintai keterangan, dan barang bukti berupa
minuman, sandal milik korban, rambut yang berceceran diamankan polisi
serta jasad korban langsung dibawa ke Rumah Sakit guna dilakukan
otopsi.

AKP Wilson Bugner Pasaribu dikonfirmasi menyebutkan pihak kepolisian saat ini masih melakukan penyelidikan mendalam, guna mengatahui motif yang terjadi hingga mengakibatkan korban harus kehilangan nyawanya. “Motifnya masih kita selidiki, tapi untuk barang bukti sudah kita amankan,” tandasnya. (Tar)