Dirut PT KIM : Sistem ERP Bantu Perusahaan Dalam Memperoleh Teknologi Informasi Digital

66

MEDAN | SUMUT24

PT Kawasan Industri Medan (KIM) menggelar Focus Group Discussion Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) di Wisma Kawasan Industri Medan, Kompleks KIM Tahap II, Jalan Pulau Batam No. 1, Kacamatan Percut Sei Tuan, Rabu (6/6).

Diskusi ini diikuti 12 perusahaan BUMN diataranyanya Kawasan Berikat Nusantara (KBN), Kawasan Industri Makassar (KIMA), Jakarta Industri Estate Pulo Gadung (JIEPG), PT Varuna Tirta Prakasya (VTP) Logistics Mitra Solusi, PT Surabaya Industrial Estate Rungkut (SIER), PT Indra Karya Consulting Engineers, PT Bina Karya, PT Kawasan Industri Wijayakusuma (KIW), PT Virama Karya (VK), PT Indah Karya, PT Yodya Karya.

Pada kesempatan itu, Direktur Utama PT KIM Trisilo Ari Setyawan, menyampaikan implementasi ERP sebagai Langkah PT KIM memasuki Era Industri 4.0” , dimana dalam transformasi industri menuju suatu kawasan industri modern yang maju dan transparan diperlukan suatu terobosan dan inovasi di dalam upaya mengintegrasikan semua bisnis proses untuk semua area fungsional seperti finance, sales, purchase, accounting dan human resource secara terintegrasi.

“Implementasi ERP bertujuan untuk tidak ketinggalan dalam sistem teknologi informasi digital yang membuat lebih efesien atas ketersediaan perangkat sampai pengelolaannya ,” ungkapnya.

Menurutnya, ERP sudah digulirkan sejak 8 Januari 2018 ke semua tenan yang ada di kawasan ini sehingga sistem teknologi
informasi digital itu ditinjau oleh puluhan pejabat 12 unit usaha Kementerian BUMN RI.

“Pada dasarnya Tujuan terpenting adalah melakukan proses monitoring inventori turn over, monitoring cost control dan mengontrol cash flow,” katanya

Lebih jauh dikatakannya dengan mengharmonisasikan ketiga tujuan tersebut secara baik dan tersistematik, maka kawasan industri modern yang menerapkan ERP adalah suatu keniscayaan.

“Bagaimanapun controling, managing dan efisiensi merupakan kata kunci untuk perubahan besar di industri 4.0, yang untuk selanjutnya akan berujung kepada Cash less, Big Data ,Management Global Supply Chain , dan Reverse Innovation yang akan meningkatkan kemampuan daya saing Indonesia di kancah Internasional,”ujarnya

.

Ditambahkannya, PT KIM sebagai perusahaan modern dan terkemuka memberikan sumbangsih kepada pertumbuhan ekonomi Sumatera Utara dan nasional melalui kegiatan operasional dan pengembangan usaha berkesinambungan.

“Dengan sistem yang terintegrasi, perubahan lingkungan bisnis bisa diantisipasi dengan cepat dan tepat. Sinergi PT KIM antara Telkom dan BUMN dalam implementasi sistem ERP mempercepat waktu implementasi sebagai langkah PT KIM  memasuki era industri 4.0 atau digital,” tegasnya.

Acara yang berlangsung dengan khidmat tersebut dihadiri Asisten Deputi Usaha Konstruksi dan Sarana dan Parasarana Perhubungan III Bapak Heri Purnomo, Kepala Bidang dan Kepala Sub Seksi serta Staf Bidang Usaha Konstruksi & Sarana & Prasarana Perhubungan III, Bapak Gunawan Edi Wibowo , Executive General Manager PT .Telekomunikasi Indonesia Bapak, Bapak Adrian dan lain sebagainya. (Rahmad)

SHARE

1 COMMENT

Comments are closed.