Dirjend IKP : TV Analog akan Dimatikan total oleh Pemerintah mulai 2 November 2022

Jambi I Sumut24.co
Pemerintah melalui Kemen Kominfoma masih terus mendorong transformasi TV Analog ke TV Digital. Pemerintah ingin mengalihkan ke televisi digital agar pemanfaatan frekuensi dapat lebih efisien.

Hal tersebut disampaikan oleh Usman Kansong Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik Kementerian Kominfo saat memberikan Sosialisasi tentang Analog Switch Off (ASO) dan seremoni penyerahan STB bersama Komisi I DPR RI, di BW Luxury Hotel Jambi, Senin (27/6/2022).

Usman Kansong l juga menyampaikan, bahwa saat ini Kementerian Kominfo bersama DPR RI aktif untuk melakukan Sosialisasi Analog Switch Off (ASO) untuk menyebarluaskan informasi dan memberi pemahaman kepada masyarakat terkait siaran TV analog ke siaran digital sehingga dengan cepat terlaksana.

Lanjutnya, mulai 25 Agustus 2022, siaran TV analog mulai akan dihentikan dan dipindah ke siaran TV digital. Sedangkan, saluran sinyal TV analog akan dimatikan total oleh pemerintah mulai 2 November 2022 nanti.

“Kita tidak perlu ganti TVnya, karena TV tabung atau layar datar yang belum digital masih bisa digunakan hanya menambahkan alat yang namanya STB (Set Top Box, red),” ujar dia.

Menurutnya, menggunakan TV digital akan memberi pengalaman menonton yang lebih menyenangkan, nyaman di mata dan telinga. Kualitas siaran pada tv digital lebih canggih dan jernih.

Ia menambahkan, bahwa untuk masyarakat yang masih memiliki TV analog, perangkat televisi tersebut masih bisa dimanfaatkan, bila didukung dengan STB berlisensi Kominfo. Sebanyak 6,7 juta set top box gratis akan dibagikan sesuai penerapan penghentian siaran TV analog kepada Rumah Tangga Miskin (RTM).

“Untuk migrasi ke tv digital pemerintah memberikan STB gratis untuk rumah tangga miskin berdasarkan data kemensos, sekarang sedang diverifikasi, dalam hal ini penyelenggara mux atau tv-tv besar juga berkomitmen memberikan STB gratis,” imbuhnya.

Dalam kesempatan tersebut juga dilakukan penyerahan bantuan Set Top Box (STB) dari Kementerian Kominfo bersama Anggota Komisi I DPR RI, Hasbi Anshori kepada sejumlah RTM.

Panja Digitalisasi Penyiaran Komisi I DPR RI mengharapkan penyelenggara multipleksing untuk tetap berkomitmen bersama pemerintah dalam pelaksanaan ASO sesuai perencanaan yang telah ditetapkan sebagai langkah digitalisasi penyiaran nasional.

khususnya distribusi set top box gratis TV digital. Bantuan tersebut untuk kelompok keluarga miskin yang memiliki TV analog. Adapun, sumber bantuan ini berasal dari penyelenggara multipleksing (mux) yang ditambah dari Kominfo.

Proses penghentian siaran TV analog ke siaran TV digital sudah dilakukan dua dari tiga tahapan, di mana ASO Tahap 1 diterapkan pada 30 April dan saat ini sudah memasuki tahap kedua yang paling lambat selesai 25 Agustus.red2