Dirgantara Air Show di Lanud Soewondo dan Latihan Maverick Skadron 12 Sukses

169
Foto : Tentara Nasional Indonesia-Angkatan Udara (TNI-AU) Lanud Soewondo Medan, pada hari, Rabu (8/8) pagi mengadakan Dirgantara Air Show.(SUMUT24/SUDARMANTO.Ist)


MEDAN | SUMUT24.co

Tentara Nasional Indonesia-Angkatan Udara (TNI-AU) Lanud Soewondo Medan, pada hari, Rabu (8/8) pagi mengadakan Dirgantara Air Show.

Acara Dirgantara Air Show ini, merupakan kegiatan rutin yang di laksanakan oleh TNI AU seluruh Indonesia khususnya TNI AU Lanud Soewondo. Selain itu, acara ini sekaligus untuk memperkenalkan pesawat tempur dan helikopter milik TNI-AU kepada seluruh pelajar yang hadir dan melihat secara langsung alutsista TNI-AU.

Dari amatan wartawan, para pelajar terlihat begitu antusias untuk melihat secara langsung pesawat tempur Hawk 100 dan 200 dan helikopter EC 725 Caracal milik TNI AU yang buatan negara Francis pada tahun 2016 dengan daya angkut 28 orang.

Selain mengadakan Dirgantara Air Show, juga di lakanakan latihan Maverick yang dapat disaksikan masyarakat secara langsung kedirgantaraan.

Disaat sesi tanya jawab antara para siswa Penerbangan kepada salah seorang pilot. Tiba-tiba seorang murid TK St Ignatius Jalan Karya Wisata mendatangi pilot dengan memegang mikropon dan bertanya.

“Berapa liter minyak yang digunakan untuk helikopter ini,”. Pertanyaan murid langsung di respon oleh pilot helikopter dengan mengatakan, 340 liter minyak yang digunakan untuk 3 jam terbang,”.

Letkol Nav Janur Yudho Anggoro selaku kepala Dinas Operasi Lanud Soewondo Medan saat di wawancarai mengatakan, kegiatan ini merupakan program Scadron 12 yang berada di Lanud Pekan Baru. Kedatangan mereka merupakan latihan skadron.

“Latihan ini merupakan latihan mevrik rudal M 65, dimana mereka mencari mencari titik-titik panas seperti pabrik. Lanud Soewondo mempunyai landasan yang panjang, makanya di jadikan tempat latihan,” ujar Letkol Nav Janur Yudho.

Lanjut dikatakan Janur yudho Anggoro, untuk alat tempur yang digunakan untuk latihan kali ini, TNI AU menurunkan empat pesawat dan satu helikopter.

” Pesawat Hawk 100 dan Hawk 200 serta satu helikopter Caracal, dan 20 penerbang 17 penerbang pesawat serta 3 penerbang helikopter ,” jelasnya.

Dalam Latihan ini Batalyon Komando 469 Wing III Paskhas yang bermarkas di Medan juga terlibat yakni 1 Tim SAR Paskhas yang disiapkan untuk melaksanakan tugas SAR sesuai kebutuhan latihan.

Juga terlibat sejumlah 22 orang personil melaksanakan kegiatan Demo Fast Roping menggunakan Hely EC 725 Caracal sebagai bagian simulasi kegiatan SAR maupun dalam rangka serangan atau serbuan dalam kegiatan pertempuran yang dilakukan oleh personil Yonko 469 Paskhas.

Acara dimulai pukul 08.00 WIB sampai dengan pukul 12.00 WIB yang di hadiri ratusan pelajar sekota Medan diantaranya, SPAN, SMKP, SMU, SMP, SD dan Taman Kanak-kanak (TK), serta masyarakat umum.(W02)

Loading...