Dihadiri Wagub Sumut, Bupati Dilantik Sebagai Ketua DMI Madina

 

Panyabungan,Sumut24.co

Bupati Mandailing Natal (Madina) HM. Jafar Sukhairi Nasution dilantik sebagai ketua Dewan Mesjid Indonesia (DMI) periode 2022-2026 oleh Ketua DMI Sumut Irhamuddin Siregar.

Pelantikan tersebut berlangsung di pelataran parkir Masjid Agung Nur Ala Nur, Desa Parbangunan, Kecataman Panyabungan, Senin (22/8/22) dan dihadiri langsung oleh Wakil Gubernur Sumut H. Musa Rajecksah (Ijeck).

Selain organisasi DMI, dua organisasi lainnya juga turut dilantik yakni, pengurus Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) Madina periode 2022-2027, dan Pengurus Daerah Badan Komunikasi Pemuda Remaja Majelis Indonesia (BKPRMI) Madina periode 2022-2027.

Untuk pengurus IPHI Madina periode 2022-2027 dilantik oleh Ketua IPHI Sumut Musa Rajekshah. Sementara Pengurus Daerah BKPRMI Madina periode 2022-2027 dilantik oleh Ketua BKPRMI Sumut H. Syafrizal Harahap Sh,i.

Prosesi pelantikan itu juga dihadiri Bupati Madina HM Jafar sukairi Nasution, Wakil Bupati Madina Atika Azmi Utammi Nasution, Ketua DPRD Madina Erwin Efendi Lubis, Kapolres Madina AKBP HM Reza Chairul AS, Pabung Madina Mayor Inf. David Sidabutar, Ketua Pengadilan Negeri Madina Arief Yudianti, Ketua TP PKK Madina Eli Mahrani, tokoh masyarakat H. Khoiruddin, dan sejumlah pimpinan OPD Pemkab Madina.

Dalam sambutannya, Bupati Madina HM Jafar Sukhairi Nasution mengatakan pihaknya telah mengeluarkan Perbup mengenai salat subuh berjamaah bagi pelajar SD dan SMP. Menurut dia, Perbup tersebut sebagai syarat untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang selanjutnya.

“Bagi yang tidak memenuhi syarat tersebut, tidak boleh sekolah di Madina. Ini memang agak kejam, Pak Wagub,” kata Sukhairi.

Sementara Wagub Sumut Musa Rajekshah menyatakan pelantikan pengurus tiga organisasi tersebut menandakan kerukunan beragama di Madina sangat baik.

“Pak Bupati kami senang mendengar kalau di Madina ada Perbup mengenai salat subuh berjamaah. Memang memulai ini lebih mudah dari jenjang anak-anak, pasti melekat di benank mereka,” kata Ijeck – panggilan akrab Musa Rajekshah.

Ijeck juga meminta Pemkab Madina membuat Perbup bukan untuk pelajar saja, tetapi juga bagi ASN.

“Perlu diingatkan juga. Bukankah itu berarti lebih baik kalau kita mengingatkan. Itu wajib saling mengingatkan,” lanjutnya.

Ijeck meminta pengurus tiga organisasi yang telah dilantik tetap kompak dan menjadi panutan.

“Kita jaga kebersamaan dan kekompakan. Kalau terpecah tidak mudah untuk diatur. Kita harus jadi panutan sebagai pemimpin,” tegas Ijeck.
#MadinaBersyukurMadinaBerbenah