DIDUGA TERTEKAN, MANTAN CEO ZURICH INSURANCE BUNUH DIRI

Mantan CEO Zurich Insurance, Martin Senn, tewas bunuh diri. Kematian Senn menambah panjang daftar eksekutif Zurich Insurance yang tewas karena bunuh diri.

“Keluarga Martin Senn menginformasikan bahwa Martin bunuh diri pada hari Jumat. Dengan Martin, kita tak hanya kehilangan mantan CEO dan juga kolega yang bernilai, tapi juga teman yang baik hati,” kata Zurich Insurance Rabu (1/6/2016).

Martin Senn, yang telah memimpin perusahaan selama lima tahun, mengundurkan diri dari Zurich Insurance pada 1 Desember 2015 setelah kegagalan mengambil alih perusahaan penjamin asuransi Inggris, RSA. Kolega Senn, mantan kepala keuangan Pierre Wauthier juga bunuh diri tiga tahun lalu.

Dugaan awal penyebab bunuh diri adalah tekanan di tempat kerja. Kepala perusahaan selanjutnya, Josef Ackermann mengundurkan diri setelah disebut dalam pesan terakhir Wauthier sebelum bunuh diri.

Wauthier mengambarkan betapa dia direndahkan oleh irama baru yang lebih agresif dan baru di Zurich Insurance. Kasus bunuh diri pada petinggi-petinggi bukan pertama kali di Swiss.

Pada 2008 lalu, kepala eksekutif bank swasta Julius Baer, Alex Widmer juga bunuh diri karena kegagalan keuangan. Bos Swisscom, Carsten Schloter bunuh diri pada 2013. Bos perusahaan herbal Ricola, Adrian Kohler tewas bunuh diri pada 2011. Perusahaan Zurich Insurance memperkerjakan sekitar 55.000 karyawan di 170 negara.