Diduga Menyalahi Wewenang, Joko Tarigan : Pjs Walikota Medan Copot Plt. Dirut PD Pasar

386

MEDAN | SUMUT24.co

Ketua Pimpinan Anak Cabang (PAC) PemudaPancasila Medan Area Joko Taringan, minta Pjs Walikota Medan mencopot Plt Dirut PD Pasar Kota Medan, disenyalir arogan dan menyalahi wewenang yang diberikan.

Pasalnya, selain dari permasalahan parkir Sukaramai yang selama ini dikelola oleh ketua Ranting Kecamatan Medan Area dengan baik, begitu juga pembayaran lancar. Karena, anggota kami yang diunjuk pengelola parkir sudah meninggal dunia, diindikasikan mau diberikan pada pihak lain yakni orang terdekat Dirut PD Pasar Kota Medan.

Penyerahan pengelolaan parkir pada orang dekanya tersebut, terkait dengan pencopotan kepala Cabang PD Pasar Kota Medan dan sekaligus penasehat PAC PP Kec. Medan Area oleh Plt Dirut PD Pasar Kota Medan, sebut joko.

Joko Menambahkan, “Kami ingin bertanya dengan sikap Plt Dirut PD Pasar mencopot salah satu pejabatnya dan hal ini kami akan pertanyakan kepada Pjs Walikota Medan, sikap Plt Dirut PD Pasar Kota Medan dan disenyalir berpihak ke salah satu calon Walikota Medan.

Dikarenakan, Pemuda Pancasila Kota Medan mendukung Bobbi Nasution menjadi Walikota Medan, sehingga Plt Dirut PD Pasar mencopot salah satu Kepala Cabang di Kota Medan. ” Kami mau tahu dan juga masyarakat apa alasan pencopotan yang dilakukan Plt Dirut PD Pasar Kota Medan tersebut.

Selain itu, kami meminta Pjs Walikota Medan, segera mengganti Dirut PD Pasar secepatnya, sehingga tidak menimbulkan kegaduhan, yang selama ini sudah berjalan dengan baik, Kata Joko.

Terpisah, Plt Dirut PD Pasar Nasib dikonfirmasi wartawan melalui pesan WhatsApp Minggu (11/10) mengatakan, Haha… gak ada itu yang kita kejar adalah kinerjanya, selain itu Kita tidak ada dukung mendukung dan kita ASN, jadi harus profesional.

Yang dimutasi karena tidak ikut aturan atau arahan kerja yang harus di kerjakan dan Sudah beberapa kali di arahkan tapi masih jadi kucing- kucingan. Saat disinggung masalah peralihan parkir, Nasib menyebutkan, Kalo perparkiran itu pihak ketiga dan mereka yang evaluasi bukan semua dikasi harapan, sebutnya.(red)

Loading...