Di Sosialisasi Pasar Modal, Bupati Sergai Ingatkan ASN dan Masyarakat Cerdas Berinvestasi

SERDANG BEDAGAI | SUMUT24

Bupati Serdang Bedagai H Darma Wijaya diwakili Sekdakab Faisal Hasrimy acara Sosialisasi Pasar Modal Oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kantor Regional V dan Bursa Efek Indonesia (BEI) Kantor Perwakilan Sumut kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Sergai bertempat di Aula Sultan Serdang Komplek Kantor Bupati Sergai, Sei Rampah, Selasa (26/07/2022).

Hadir dalam kegiatan, Asisten Ekonomi Pembangunan Drs Nasrul Azis Siregar, Kepala BEI Kantor Perwakilan Sumatera Utara (Sumut) Pintor Siagian, Branch Manager Danareksa Sekuritas, Martha Hidayat, Kepala OPD dan ASN Pemkab Sergai.

Dalam sambutannya Bupati Darma Wijaya yang dibacakan Sekdakab Faisal Hasrimy mengajak seluruh ASN dan masyarakat agar mulai berinvestasi guna meningkatkan perekonomian masyarakat. Mengingat banyaknya aplikasi dan pihak yang berkedok investasi dan akhirnya merugikan nasabahnya

“Sudah saatnya kita semua mulai berinvestasi guna peningkatan ekonomi yang lebih baik. Namun, kita juga harus berhati-hati dalam berinvestasi tersebut,”ujar Bupati.

Bang Wiwiek, sapaan akrab Bupati, mengingatkan agar ASN dan masyarakat lebih cerdas berinvestasi. “ Kenali produknya dan  kenali juga resikonya,” ungkapnya.

Lebih lanjut disampaikan Bupati, bahwa pasar modal memiliki peranan yang penting terhadap perekonomian  suatu negara. Hal ini karena pasar modal menjalankan dua fungsi yaitu ekonomi dan keuangan.

Oleh karena itu, pasar modal menyediakan fasilitas untuk mempertemukan pihak yang memiliki dana (investor) dengan pihak yang membutuhkan dana  (emiten) dan pasar modal juga memberikan kemungkinan memperoleh keuntungan.

Bupati menambahkan bahwa pasar modal merupakan faktor penting dalam  pembangunan perekonomian nasional, terbukti telah banyak industri dan perusahaan yang menggunakan institusi ini sebagai media menyerap investasi dan memperkuat posisi keuangan.

“Dengan banyaknya jenis produk pasar modal, seperti saham, obligasi, reksa dana, ETF, derivatif (Opsi, right, warran) dan KIK EBA, tentunya menjadi opsi bagi kita seluruh masyarakat untuk berinvestasi di pasar modal, tutup Bupati sembari mengajak ASN dan masyarakat agar meningkatkan pengetahuan baik jenis produk, cara berinvestasi serta kemungkinan resiko masing-masing produk investasi di pasar modal.

Kepala OJK Regional V Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) yang diwakili oleh Kabag Pengawasan Pasara Modal, Setia Jaya Manurung menjelaskan bahwa iklim investasi di pasar modal dua tahun terakhir dimasa Covid 19 memang mengalami penurunan, namun di awal tahun 2022 kembali membaik dan tumbuh positif.

“ Kepada seluruh masyarakat dan ASN agar dapat memanfaatkan peluang investasi guna meningkatkan perekonomian. Kami bersama BEI dan Dana Reksa Sekuritas terus menyosialisakan sekaligus mendorong agar masyarakat maupun ASN berinvestasi sesuai jenis produk investasi yang diminati,” terangnya.(Bdi)