Dana Normalisasi Jalan Protokol dan Desa Siaga Pencegahan Covid 19 di Desa Serdang Dipertanyakan

321

Deliserdang I Sumut24.co
Persoalan Covid 19 kini tak hanya soal kesehatan, tetapi juga meluas terkait keterbukaan informasi dalam penanganan pandemi yang menghancurkan dunia perekonomian hampir semua sektor.

Dapat diketahui, tak sedikit anggaran publik yang sudah dialokasikan untuk penanganan Covid-19 di Indonesia, termasuk di deliserdang khususnya di Desa Serdang kecamatan Beringin. Pemerintah pusat mengalokasikan sebanyak Rp 118 juta untuk program Normalisasi Jalan Protokol Rp 59 Juta dan Desa Siaga Pencegahan Covid 19 Rp 59 juta. namun anehnya dana tersebut diduga dikorupsi sehingga dinilai dapat merugikan keuangan negara. untuk itu kita pertanyakan dana yang diduga dikorupsi secara berjamaah tersebut, ucap Ketua Gerakan Rakyat anti Korupsi Hendra kepada Wartawan, Kamis (22/7). Menurut Hendra, kita curiga ada permainan dalam kedua program tersebut, karena menurut informasi dari masyarakat proyek normalisasi atau korek paret bisa menghabiskan Rp 59 Juta padahal hasilnya dinilai tidak maksimal, ditambah lagi dana pencegahan covid 19 dinilai tidak masuk akal dan terjadi dugaan mark-up.  untuk itu kita minta Kejari Delierdang agat memeriksa perangkat Desa Serdang yang diduga terlibat dalam permainan tersebut, tegasnya.

Maunya kalau rakyat sudah susah, jangan lagi uang negara dikorupsi demi kepentingan pribadi dan kelompoknya, katanya. Begitu juga kami harapkan kepada aparat penegak hukum agar memeriksa kepala desa karena diduga banyak dana desa yang diduga disalahgunakan baik dana Bumdes dan lain sebagainya.

Sementara itu dikonfirmasi Kepala Desa Serdang Hendri P Habeahan melalui pesan singkat belum juga membalas, begitujuga ditelepon melalui telepon selulernya aktif tapi tidak diangkat.tim