Centre Point Tertunggak PBB Rp 5 Miliar, Poldasu Harus Turun Tangan Prioritaskan

87


MEDAN I SUMUT24.co

Pusat Perbelanjaan termewah di Kota Medan Centre Point tak sesuai dengan kemewahannya. betapa tidak bisa-bisanya nunggak PBB sampai Rp 5 Miliar. karena sudah dibahas di forum resmi oleh anggota DPRD Medan. kita berharap ini menjadi fokus walikota medan untuk menagihnya, jangan sampai anggapan dan dugaan bahwa pengusaha centre point sudah bermain dengan Pemko Medan, ucap aktivis 98 Syafruddin Lubis alias Acil kepada SUMUT24, Selasa (4/12). Menurut Acil, Tertunggaknya PBB Centre Point sepertinya ada permainan terselubung antara Pengusaha dengan oknum di Pemko Medan. makanya kita berharap Poldasu segera turun tangan dan menjadikan pengemplangan pajak tersebut menjadi prioritas, jangan sampai wajib pajak lainnya mengikuti hal tersebut akibat tak ada ketegasan Pemko Medan dan aparat penegak hukum. apalagi tunggakan pajak tersebut mengganggu retribusi dan Pembangunan Kota Medan, ucapnya.

Sebelumnya diketahui,

Persoalan tertunggaknya Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) Kota Medan seakan tak ada habisnya. Kali ini, Centre Point yang menunggak PBB hingga Rp 5 Miliar lebih.

 

Hal itu diungkapkan Camat Medan Timur, P.Pasaribu saat menghadiri rapat evaluasi triwulan III dengan Komisi A DPRD Medan, Selasa (4/12).

 

“Ya, tahun 2018 ini Centre Point masih tunggak PBB sebesar Rp 5 Miliar lebih, ” katanya dihadapan rapat yang dipimpin Ketua Komisi A, Sabar Syamsurya Sitepu.

 

Menurut P Pasaribu, akibat tunggakan PBB oleh Centre Point membuat target pengutipan PBB tahun 2018 oleh Kecamatan Medan Timur, hanya mencapai 56 persen atau sebesar Rp 17 Miliar lebih.

 

“Padahal, tahun lalu kita (Medan Timur-red) berhasil melampaui target pengutipan PBB mencapai 115 persen, ” katanya tanpa menyebutkan besaran pajak tahun 2017 lalu.

 

Selain, Centre Poin, PD Pembangunan, Perumahan milik PTPN II di Jalan Timor serta tanah seluas 7 hektare (ha) di Kelurahan PB Bengkel, juga menunggak PBB.

 

Hanya saja Camat Medan Timur tidak merinci jumlah tunggakan PBB dari tiga lahan tersebut.

 

Tertunggaknya PBB oleh Centre Point membuat sejumlah anggota Komisi A DPRD Medan kaget mendengarnya.

 

Bahkan, anggota Komisi A, Andi Lumban Gaol secara berulang mempertanyakan tindakan apa yang dilakukan oleh Camat Medan Timur untuk menagih tunggakan PBB yang dilakukan oleh Centre Point.

 

Menjawab itu Camat Medan Timur menyatakan dirinya sudah melaporkan ke Pemko Medan, soal tindakan lebih lanjut bukan wewenangnya karena pihak Camat hanya bertugas menagih PBB.

 

“Kami udah capek menangihnya, hanya pada saat kami tagih pihak Centre Point bilang belum ada uang. Hanya itu setelah itu bukan wewenang kami karena ada tim dari Pemko Medan, ” jawabnya.

 

Kejar PBB Centre Point

 

Secara terpisah, anggota Komisi A lainnya Proklamasi Naibaho mendesak Pemko Medan terus mengejar tunggakan PBB Centre Point yang besarnya mencapai Rp. 5 Miliar lebih.

 

“Kita mendesak Pemko Medan terus kejar tunggakan PBB itu, jangan didiamkan dan dibiarkan begitu saja. Apalagi, jumlahnya mencapai Rp.5 Miliar, ” katanya. Dia juga menghimbau kepada pihak managemen Centre Point untuk segera melunasi tunggakan PBB itu.(W03)

Loading...