Calon Wagubsu Sudah Ditangan Erry

MEDAN|SUMUT24

Gubernur Sumtaera Utara, HT Erry Nuradi MSi diminta segera mengirimkan nama calon Wakil Gubernur Sumut (cawagubsu) yang telah diberikan oleh partai pengusung ke DPRD Sumut. Sehingga proses pemilihan Wagubsu dapat segera terealisasikan. “Calon Wagubsu sebenarnya sudah di tangah Erry,” ujar Anggota DPRD Sumut, Sutrisno Pangaribuan ST kepada SUMUT24, Rabu (21/9).

“Proses di DPRD Sumut sama sekali tidak sulit. Hanya tinggal pedomani UU No 10 tahun 2016. Justru, yang harus dilakukan oleh DPRD Sumut saat ini, adalah dengan kemitraanya kepada Gubernur, segera meminta dua nama cawagubsu itu. Karena sampai saat ini Gubsu belum mengirimkanya,” ujar Sutrisno yang saat ini menjabat sebagai Sekretaris Komisi C DPRD Sumut.

Lebih lanjut dikatakan Sutrisno, sah-sah saja kalau partai pengusung sudah mengakui telah memberikan nama ke Gubsu, karena dalam peraturanya memang demikian. Kenyataanya, pimpinann DPRD Sumut belum ada menyatakan ada dua nama Cawagubsu itu dari Gubsu, sehingga belum ada proses yang dapat dilakukan oleh DPRD Sumut.

“Seyogiyanya, Gubsu menyadari dan memahami apa yang sama-sama yang kita butuhkan saat ini. Gubsu segera melakukan komunikasi politik, agar kedua nama Cawagubsu itu dapat segera dikirimkan. Kalau memang ada niat semuanya jadi mudah ini,” ujarnya.

Terhadap Pansus Cawagubsu DPRD Sumut, politisi dari partai PDI Perjuangan ini menyampaikan, bahwa pansus tersebut kewenanganya hanya di internal saja, dan sama sekali tidak mempunyai kewenangan eksternal. Artinya, pansus hanya mengurusi tekhnis internal, tidak ada urusan pansus melakukan komunikasi politik keluar. Jadi jangan menganggap, kalau pansus itu yang harus melakukan kmunikasi.

“Pimpinan DPRD Sumut harus segera bertemnu dengan Gubsu untuk menyampaikan seperti apa sudah kondisinya.Itu baru pimpinan yang benar, kecuali kalau pimpinan tidak tahu yang menjadi tugasnya,” sebutnya.

Keberadaan Wagubsu itu penting, dan semua pihak harus menyadari semua yang dilakukan ini untuk rakyat. Dan, siapapun yang mengulur-ulur waktu untuk pemilihan Wagubsu, itu artinya adalah melawan perintah rakyat. Karena rakyat menginginkan adanya seorang Wakil Gubernur.

“Saat ini, fokusnya ada pada Gubsu, dan pimpinan DPRD Sumut harus melakukan komunikasi dengan Gubsu. Jangan sampai rakyat marah sama kita,”tegasnya. (w01)