Calhaj Diingatkan Untuk Selalu Bawa Buku Panduan

378

MEDAN | SUMUT24

Buku panduan terkait kawasan yang akan dilalui Jamaah calon haji (Calhaj) selama di Tanah Suci, diharapkan memperkecil jamaah akan tersesat.

“Sudah dibagikan oleh petugas haji di kabupaten/kota, tetapi Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Medan, akan membagikan lagi sebelum berangkat, jika masih ada yang belum mendapatkannya,”kata Ketua PPIH Embarkasi Medan, Drs H Tohar Bayoangin MAg bersama Sekretaris Drs H Bahrum Saleh, Kamis(4/8).

Menurut Bahrum, buku panduan perjalanan untuk Calhaj sangat penting, agar mereka tidak kesasar saat di Tanah Suci. “Jika ada Calhaj yang tidak bisa tulis baca, mereka akan dipandu oleh Ketua regu (Karu) dan Ketua rombongan (Karom),sehingga tidak perlu khawatir,” kata Bahrum.

Selain buku panduan, ujar Bahrum, panitia akan memberikan gelang bagi setiap Calhaj. Gelang tersebut menjadi tanda khusus bagi Calhaj sebagai daerah asalnya.

“Jika Calhaj tersesat atau terpisah dari rombongan,maka gelang itu menjadi petunjuk untuk membawa jamaah kelokasi pemondokannya,” kata Bahrum.

Karenanya, Bahrum mengingatkan,agar tanda gelang dan buku yang dibagikan tetap dibawa jamaah, agar mereka tidak mendapat kesulitan dalam perjalanan selama melaksanakan ibadah haji.

Ketua Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) Kota Medan, Drs H Sangkot Saragih, membenarkan telah mengingatkan Calhaj agar tidak lupa membawa panduan yang sudah diterima dari panitia.

“Sudah diingatkan, karena Calhaj sudah menerima paket buku panduan berisi buku doa,yang bisa langsung dibaca karena akan dibawa saat melaksanakan aktivitas ibadah,serta buku manasik, “papar pengelola Kelompok Bimbingan Haji (KBIH) Almukarromah yang memberangkatkan 93 orang ini.

Dia juga menyebutkan, perlengkapan haji lain yang sudah diterima Calhaj, koper, tas jinjing dan tas paspor. (R.05)

Loading...