Bupati Tapsel Bersama Kapolres,Danyon C Brimob Poldasu dan Kajari Tapsel Berjibaku Padamkan Api Di Angkola Timur

TAPANULI SELATAN,SUMUT24.co
Bupati Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel) , Dolly P Pasaribu bersama Kapolres Tapsel, AKBP Roman Smaradhana Elhaj, berjibaku memadamkan api di Desa Marisi, Kecamatan Angkola Timur, Rabu (25/5/22).

Sejumlah warga yang terjebak dalam kebakaran hutan itu terpaksa dievakuasi ke posko pengungsian yang sudah disediakan sejak awal. Terlihat, dua orang warga juga mengalami luka bakar dan sudah mendapat penanganan medis.

Peristiwa tersebut berawal saat Bupati, Kapolres, Danyon C Pelopor Sat Brimob Polda Sumut, Kompol Muala Zega mendapat informasi bahwa telah terjadi kebakaran di Desa Marisi. Dalam aksi itu, Kajari Tapanuli Selatan Antoni Setiawan juga ikut berjibaku memadamkan api.

Spontan, Bupati dan unsur Forkopimda Tapsel bersama dengan personil langsung menuju lokasi. Untuk memadamkan api, Polres Tapsel dan Batalyon C Pelpor Brimob Sumut menurunkan masing-masing satu unit mobil water canon dan ratusan prajurit.

Sedangkan Pemkab Tapsel mengerahkan tim dari BPBD, Dinas Sosial, Dinas Kesehatan dan mobil pemadam kebakaran untuk membantu memadamkan api dan memberikan pertolongan medis. Selanjutnya, Kapolres Tapsel langsung menginstruksikan kepada Kasat Reskrim untuk menangkap oknum pelaku yang diduga membakar lahan.

Hasilnya, sejumlah pelaku langsung diamankan dan dibawa ke Mapolres guna dilakukan penyelidikan. Namun, aksi tersebut hanya terjadi pada apel gelar pasukan antisipasi, simulasi penanggulangan kebakaran hutan dan lahan personil TNI-Polri dan Pemkab Tapsel.

Bupati Tapsel, Dolly P Pasaribu mengapresiasi kegiatan tersebut. Menurutnya, aksi tersebut bertujuan untuk memberitahu langkah-langkah awal apabila terjadi kebakaran hutan di wilayah Tapsel.”Kita apresiasi kegiatan ini, sebab, aksi ini untuk belajar tentang tata cara penanganan kebakaran hutan di wilayah Tapsel,”tuturnya.

Sementara itu, Kapolres Tapsel AKBP Roman Smaradhana Elhaj menyampaikan, total personil yang diturunkan dalam penanganan dan pencegahan kebakaran hutan sebanyak 450 personil yang terdiri dari unsur TNI-Polri dan Pemkab Tapsel.

“Kita berharap agar tidak ada oknum-oknum yang membakar lahan,”tuturnya.zal