Bupati Takziah Korban Kecelakaan di Siempat Rube

47

Pakpakbharat | Sumut24

Peristiwa memilukan yang merenggut nyawa Jumasti Padang yang tengah hamil tua Jumat kemarin, membuat Pj. Bupati Pakpak Bharat, Dr. H. Asren Nasution, MA, merasa terenyuh dan terpanggil untuk memberikan penghormatan terakhir dan simpatinya.
Untuk itu Pj. Bupati yang dampingi Ka. Dinas Pariwisata, Bambang S. Banurea, Ka. Dinas Dukcapil, Petrus Saragih dan Camat Siempat Rube, Morasi Berutu, bertakziah ke rumah duka di Desa Siempat Rube II, pada Sabtu (10/08) menjelang almarhumah di kebumikan.

Bupati kemudian memanjatkan doa kepada jenazah yang terbaring. Sedangkan kepada keluarga yang ditinggalkan, termasuk suami almarhumah yang masih menderita luka-luka, Sautden Banurea, Pj. Bupati menyampaikan kata-kata penghiburan agar tetap bersabar atas musibah yang terjadi.

“Segala sesuatu yang bernyawa, pasti suatu saat dipanggil oleh Yang Maha Kuasa dan percayalah ada hikmah dibalik ini semua,” ucap Pj. Bupati penuh haru.

Tak lupa Pj. Bupati memanjatkan doa agar almarhumah diampuni segala kesalahannya dan diterima amal ibadahnya. “Semoga keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan dan kekuatan,” sebut Asren Nasution sembari mengingatkan anak-anak yang ditinggalkan agar tetap ditanggungjawabi untuk dididik dan disekolahkan hingga dapat menjadi anak-anak yang membanggakan keluarga dan masyarakat.

Pihak keluarga menyatakan rasa terima kasihnya atas kehadiran Pj. Bupati beserta jajarannya untuk berbelasungkawa dan memberi penguatan pada keluarga yang sedang berduka.

Peristiwa yang menimpa pasangan suami-istri Sautden Banurea dan Jumasti Padang merupakan kecelakaan tunggal, saat sepeda motor yang dikendarai pasutri ini menabrak pagar jembatan di Desa Traju dan jatuh ke dalam Sungai Lae Kombih.

Berdasarkan informasi sementara yang dihimpun dari lapangan, Sautden Banurea yang membonceng istrinya baru pulang dari RSUD Salak guna pemeriksaan kehamilan. Kecelakaan terjadi diduga akibat sepeda motor yang dikendarai pasangan suami istri ini mengalami rem blong, dan sepeda motor beserta penumpangnya terjun ke sungai dengan ketinggian lebih kurang 20 meter.

Jumasti Padang dikabarkan sempat hanyut ditemukan di dasar sungai dengan kondisi meninggal dunia. Selanjutnya korban langsung dibawa ke RSUD Salak guna otopsi, dan akhirnya diserahkan pada pihak keluarga untuk dimakamkan.(RBM)

Loading...