Bupati Sergai Terima Audiensi Yayasan Pelestari Kebudayaan Batak

140

Serdang Bedagai I Sumut24

Bupati Serdang Bedagai (Sergai) Ir H Soekirman didampingi Asisten Pemerintahan Umum Drs. Herlan Panggabean dan Kadis Poraparbud Sudarno, S.Sos, kamis (11/7) siang menerima audiensi dari Pengurus Yayasan Pelestari Kebudayaan Batak bertempat di ruang rapat Bupati di komplek Kantor Bupati Sergai di Sei Rampah.

Membuka pertemuan tersebut, Ir. H. Soekirman mengisahkan pengalaman pribadinya mengenai banyaknya pertanyaan dan keheranan mengenai latar belakanganya sebagai suku Jawa namun malah mengetahui cukup luas budaya Batak bahkan tergolong fasih berbahasa Batak Toba dan Karo.

Pengetahuan tersebut, menurut Bupati Soekirman adalah merupakan hasil dari pengalaman interaksinya dengan banyak orang dari kalangan suku batak sejak muda. Selain itu, penghormatan terhadap budaya batak juga mempermudah keinginannya untuk mengetahui lebih banyak tentang adat budaya batak.

“Ini semua berkat pengalaman dan sering berinteraksi dengan masyarakat suku Batak, disamping juga ini merupakan keingintahuan kita untuk terus mempelajari adat budaya batak,”ujar Soekirman.

Lebih lanjut Bupati Soekirman juga mengungkapkan, bahwa masih banyak dari aspek budaya Batak yang dapat dikupas, seperti nilai-nilai luhur suku Batak yang masih eksis di hadapan modernisme. Hal ini membuktikan bahwa nilai-nilai tersebut masih bersifat universal dan teruji zaman.

“Kalau kita kupas, mungkin masih banyak aspek budaya batak yang masih eksis dizaman modernisme ini. Oleh karenanya, mari kita bersama sama membangun budaya ini agar kedepannya tidak tergerus oleh zaman,”ucapnya.

Sementara itu, Ketua Pembina Yayasan Pelestari Budaya Batak Jim Siahaan didampingi Wakil Ketua Manguji Nababan, Sekretaris M. Tansiswo Siagian serta Darman Rajagukguk Wakil Sekretaris mengucapkan terimakasih kepada Bupati Sergai Ir H Soekirman atas penerimaannya dalam audiensi tersebut.

Dikesempatan itu, Jim Siahaan selaku ketua pembina juga memberikan apresiasi yang tinggi kepada Bupati Sergai Ir H Soekirman, karena dikenal sebagai sosok pemimpin yang peduli terhadap budaya lain, salah satunya yakni dikenal sebagai sosok yang peduli serta sangat menghormati suku batak.

“Kami tahu, bahwa Bupati Soekirman ini dilahirkan sebagi seorang berdarah jawa, namun hal itu tidak mengurangi minatnya untuk peduli terhadap budaya lain terutama budaya batak. Oleh karenanya, kami dari Yayasan Pelestari Budaya Batak, akan memberikan penghargaan kepada Bupati Sergai pada pengukuhan Yayasan Pelestarian Budaya Batak yang rencananya akan dilaksanakan pada 21 Juli 2019 mendatang,”ujarnya.

Menurut Jim Siahaan, reputasi Bupati Soekirman sebagai sosok yang bukan berdarah batak tetapi peduli akan budaya batak (ale-ale) inilah yang menjadi perhatian dari Yayasan Pelestari Budaya Batak untuk memberikan penghargaan tersebut.

“Kami menilai bahwa Bupati ini telah berkontribusi terhadap pelestarian budaya batak terlebih lagi, mengingat dewasa ini pemikiran materialistik menggerus kepedulian generasi muda khususnya etnis Batak terhadap budaya asal,”pungkasnya.

Audensi tersebut diisi dengan sesi tukar cinderamata berupa buku-buku budaya hasil kajian para akademis dan praktisi budaya Batak.(Bdi)

Loading...