Bupati Perintahkan Jajaran Untuk Layani Masyarakat Berwisata ke Tapsel Semaksimal Mungkin

TAPSEL,SUMUT24.co
Bupati Tapanuli Selatan (Tapsel) H Dolly Pasaribu, SPt, MM memerintahkan jajarannya untuk melayani masyarakat yang berwisata ke Tapsel dengan semaksimal mungkin. Apalagi saat mendengar pemberitaan mengenai tarif parkir di Lokasi Wisata Aek Sijorni Kecamatan Sayurmatinggi Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel) yang dinilai pengunjung tidak wajar, karena tarif parkir dipatok diluar ketentuan pemerintah.

Terkait berita tersebut, Bupati langsung memerintahkan Sekda agar bersama Kadis Perhubungan, Kadis Pariwisata, Kasatpol PP dan Camat Sayurmatinggi untuk mengecek ke lokasi agar menyampaikan kepada juru parkir (jukir) untuk menerapkan tarif parkir sesuai dengan aturan pemerintah, tegas Bupati Dolly Pasaribu pada Rabu (5/5) malam yang lalu.

Saya sampaikan kepada seluruh OPD terkait, tolong di cek kebenaran berita yang beredar. Melalui Sekda Tapsel, kami mengimbau kepada petugas parkir agar mengutip biaya parkir kendaraan di Aek Sijorni dan lokasi wisata lainnya yang bukan milik tanah masyarakat, untuk dipungut sesuai dengan aturan yang telah ditetapkan oleh pemerintah maupun aturan kutipan yang berlaku di lokasi wisata tersebut.

“Sesuai dengan Perda Kabupaten Tapanuli Selatan Nomor 17/2010 tentang Retribusi Daerah, di dalamnya di atur parkir di tepi jalan umum atau badan jalan umum, parkir objek wisata/pariwisata, parkir khusus dan juga pajak parkir,” terang Bupati saat menanyakan perda tersebut kepada Kadis Perhubungan Ilham Suhardi melalui telepon seluler.

Lebih jauh kata Bupati Dolly Pasaribu, para jukir yang bertugas, agar melayani dengan baik sehingga wisatawan yang berkunjung merasa aman dan nyaman.

Apabila kunjungan para wisatawan meningkat, secara tidak langsung, maka akan dapat meningkatkan kesejahteraan bagi masyarakat setempat, dengan berputarnya roda perekonomian di lokasi wisata.

“Kita harus memberi citra terbaik ke wisatawan bahwa, lokasi wisata di Tapsel khususnya Aek Sijorni, aman dan nyaman untuk dikunjungi, sehingga nantinya dapat meningkatkan pendapatan masyarakat Tapsel tentunya, secara khusus saya minta Pimpinan OPD terkait agar hadir di lapangan bersama anggotanya dengan upaya yang semaksimal mungkin,” ungkap Dolly.

Bupati juga memerintahkan Sekda untuk melihat langsung dan melakukan tindakan yang dianggap perlu sesuai dengan aturan yang berlaku, agar menghindari tindakan yang mengarah ke pungutan liar (Pungli). Sebab, hal itu bisa merugikan wisatawan sehingga dikuatirkan bisa mengakibatkan minimnya minat wisatawan untuk berkunjung ke lokasi wisata tersebut.

Sementara untuk kondisi arus balik lebaran di wilayah Tapanuli Selatan (Tapsel), mulai berkurang. khususnya di wilayah Jalan Lintas Sumatera, yang menghubungkan antara Provinsi Sumatera Utara dengan Provinsi Sumatera Barat. Yang mana di lokasi wisata Aek Sijorni, Kecamatan Sayurmatinggi, sebelumnya sempat padat dan mengalami kemacetan, akibat membludaknya pengunjung yang ingin berwisata di kawasan tersebut.

Sedangkan untuk tempat wisata yang berada di Komplek Perkantoran Pemkab Tapsel seperti Masjid Agung Syahrun Nur, Taman di sekitar perkantoran dan Menara Pandang yang berada di lokasi Kebun Raya Sipirok.

Bupati juga menyampaikan pada Sekda agar memerintahkan Kadis Lingkungan Hidup, Kasatpol PP, Kadis Pariwisata, Kadis Perhubungan dan Kabag Pertamanan dan Kebersihan untuk mengerahkan anggotanya agar selalu memantau dan mengimbau wisatawan untuk selalu menerapkan protokol kesehatan dan jangan membuang sampah sembarangan di lokasi tersebut. Apabila ada sampah yang berserakan agar segera dibersihkan, pinta Dolly.

Karena menurut pantauan di lokasi beberapa hari ini sejak libur lebaran atau cuti bersama Idul Fitri 1443 H, para wisatawan cukup membludak masuk ke lokasi wisata yang ada di Tapsel, disebabkan selama 2 tahun tidak berlibur akibat pandemi Covid-19, sehingga menjadi euforia tersendiri bagi pengunjung, sambung Dolly.

Memang sebelum libur lebaran, saya sudah mengimbau kepada OPD terkait untuk selalu memantau dan mengantisipasi lonjakan masyarakat yang akan berwisata ke Tapsel.zal