Bunda Indah : Hidup Tak Lama, Berbuatlah Kebajikan Sebanyak – banyaknya.

144

Medan I Sumut24
Ketua Majelis Taklim Halimah ( MTH) Indonesia Hj. Bunda Indah ingin seluruh umat muslim menghormati Mesjid sebagai Rumah Ibadah dan tempat Majlis Taklim saling bersilahturahmi dan para ustadz- ustadz juga untuk berdakwah memberi ilmu yang bermanfaat kepada umat yang ingin beribadah kepadaNYA.
Kesucian Mesjid harus dihormati, dan jangan sampai mesjid justru menjadi tempat bagi sebagian oknum sebagai tempat qhibah atau mempergunjing kejelekan- kejelekan umat lainnya.
Menurut Bunda Indah, rumah ibadah adalah tempat kita berkumpul dengan orang- orang soleh dan soleha, untuk bisa mendekatkan diri kepada Allah SWT. Disinilah tempat kita secara terus menerus memperbaiki ahklak dan meningkatkan ketaqwaan kita kepadaNYA.
Karena itu, Bunda Indah berharap apapun bentuknya, kalau itu bernuansa fitnah, hoaks, atau hujatan- hujatan kepada seseorang atau kelompok tertentu jangan dilakukan dlm Rumah ibadah (mesjid), karena Islam melarang umatnya melakukan qhibah menjelek- jelekan kekurangan orang lain yang kita tidak suka.
Sebaliknya, mari kita jalin tali silaturahmi, bersihkan hati, saling sayang menyayangi, tidak perlu saling fitnah, menghujat satu sama lain, saling menjelekkan, saling mencurigai, tutur Bunda Indah pada setiap acara road show di manapun berada yang di kota Medan dan sejumlah Kabupaten / kota lain di Sumatera Utara.
Bunda Indah menegaskan, usia kita di dunia tidak lama, karna itu, kumpulkanlah amal ibadah sebanyak- banyaknya, berbuatlah apa saja yang bermanfaat bagi umat dan agama ini. Perbanyaklah berbuat baik kepada siapapun, untuk menjeput Ridho Allah menuju surga nya ALLAH , niscaya Allah SWT akan memberikan pertolongan atas setiap permohonan dan doa kita, papar Bunda Indah yang juga Tokoh Wanita Nasional ini.
Masih kata Bunda Indah, dalam setiap tausihnya diberbagai tempat diantaranya di Mesjid Al- Jihad Medan, di Mabar, di Mesjid Amalia Helvetia, Mesjil Al – Yasamin Medan Petisah dan Mesjid Al- Jamiatussabab Sei Mati Labuhan. Bunda Indah mengingatkan jemaahnya untuk selalu meninggalkan jejak kebaikan, seperti bersedekah dengan ikhlas kepada orang tidak mampu, kaum duafa, fakir miskin, yatim piatu, serta menyampaikan ilmu yang bermanfaat kepada umat. Sebab jejak kebaikan yang kita tinggalkan, akan mengalirkan pahala yang berantai dan tidak terputus.
Bunda Indah juga mengingatkan Jumat berkah bersedekah, jangan hitung berapa yang sudah kita berikan. Pada hakikatnya, kita semuanya menunggu sesuatu yang pasti, yaitu kematian. Makanya, diusia yang ke 57 tahun, Bunda Indah ingin setiap hela nafas dan nikmat kesehatan yang masih diberikan Allah kepadanya, dapat selalu disyukuri dengan berbuat kebajikan kepada siapapun, khususnya yang membutuhkan bantuan dari pada kita menjelek- jelekan orang lain, Ucap Bunda Indah.(red)

Loading...