Boneka Untuk “Annisa”

763

Boneka Untuk “Annisa”

“Jangan nangis lagi ya dik. Dah dapat kan bonekanya dari kak Malika ( Teddy Bear ) dari bang Alif ( Shaun The Sheep ) dan dari Kak Una ( Dholphin ),” ujar saya sambil menahan tangis.

Begini ceritanya, Kemaren siang saya melintas naik sepeda motor, melihat bocah Annisah meraung2 di pangkuan ibunya di pinggir jalan, pinggir parit belakang tembok taman makam pahlawan dekat Laris Cargo.

Saya singgahin. Saya kasih beberapa Rupiah. Masih tetap meraung. Eh rupanya minta beliin boneka ama ibuknya. Tapi si ibu gak ada duit. (Ibu pra sejahtera yang kesehariannya mencari nafkah dengan cara duduk di pinggir jalan membelakangi jalan berdua dengan si bocah Annisa yang berusia 4 tahun sepeninggalan suaminya yang meninggal 2 tahun lalu).

Saya inisiatif balik bentar ke rumah dan minta dari ketiga anak saya boneka kesayangan koleksi mereka untuk diberikan kepada bocah Annisa.
Langsung saya antar boneka kepada Annisa, betapa bahagianya Annisa mendapat boneka tiga sekaligus. Sehingga dia tak nangis lagi, tenang dan puas hati ini bisa berbuat walaupun hal sekecil itu. Itulah memang gunanya blusukan, kita tahu kondisi masyarakat disekeliling kita. Kalau itulah dilakukan pejabat bukan tidak mungkin banyak masyarakat terbantu dan cepat mendapat solusi. ***
Cerpen Wakil Sekretaris NU Kota Medan Safrizal

Loading...