Bom Bunuh Diri di Mapolrestabes, NU Medan Kutuk Tindakan Radikalisme

110

MEDAN I SUMUT24.co
Aksi nekad bom bunuh diri di Mapolrestabes Medan adalah tindakan keji yang harus kita sikapi bersama dengan bijak. Itu artinya radikalisme masih ada sehingga harus kita perangi bersama. Dan Nahdlatul Ulama Kota Medan garda terdepan memerangi aksi radikalisme tersebut, ucap Ketua PCNU Medan Burhanuddin SE kepada Wartawan, Rabu (13/11). Menurutnya, aksi bom bunuh diri itu adalah salah satu tindakan radikal, sebagai anak bangsa kita tidak menginginkan hal tersebut terjadi. Untuk itu kita berharap kepada aparat penegak hukum agar mengusut tuntas latar belakang terjadinya tindakan aksi nekad bom bunuh diri tersebut. Kepada masyarakat juga agar tingkatkan kewaspadaan keamanan lingkungan, karena peristiwa bisa saja setiap detik bisa terjadi. Kepada seluruh masyarakat medan juga agar tenang dan jangan panik, karena hal tersebut kejadian yang tidak kita inginkan bersama, ucapnya.

Sebelumnya, Aksi bom bunuh diri terjadi di Mapolrestabes Medan, Jalan HM Said Medan, Rabu (13/11/2019), pagi sekira pukul 08.45 WIB.

Informasi beredar didapat wartawan, bom bunuh diri tersebut dilakukan oleh 2 (dua) pelaku dengan menggunakan atribut Gojek dan meledak disekitar kantin Polrestabes Medan.

Atas peristiwa ini, belum ada satu pun pihak terkait yang memberikan keterangan dalam peristiwa bom bunuh diri bertempat di halaman parkir Mapolrestabes Medan.(W03)

Loading...