Surau dan Madrasah Diminta Tidak Libur Selama Puasa Ramadan

Medan|SUMUT24
Surau-surau dan madrasah atau tempat-tempat pengajian agama diharapkan tidak libur pada Puasa Ramadan 1437 Hijriah yang akan dilaksanakan umat Islam beberapa hari lagi.

Harapan itu disampaikan Ketua Umum Pengurus Besar Majelis Adat Budaya Melayu Indonesia (PB-MABMI) Dato Seri Haji Syamsul Arifin SE di Medan, Minggu (29/5).

Harapan senada juga disampaikan Syamsul pada peringatan Isra’ Mikraj Nabi Muhammad SAW sekaligus penyambutan Puasa Ramadan diselenggarakan Persatuan Wartawan Indonesia Provinsi Sumatera Utara (PWI Sumut) di Gedung PWI Sumut Jalan Adinegoro No.4 Medan, Sabtu (28/5).

Hadir saat itu, Ketua PWI Sumut H Hermansjah SE beserta Sekretaris Edward Thahir S.Sos, Wakil Ketua Bidang Kesra Drs Eddy Syahputra Sormin MSi dan unsur pengurus PWI Sumut lainnya, Ketua Serikat Perusahaan Pers (SPS) Sumut H Farianda Putra Sinik SE beserta Sekretaris Drs Muhammad Syahrir dan sejumlah pengurus, Ketua Ikatan Keluarga Wartawan Indonesia (IKWI) Sumut Hj Dewi Budiati Teruna Jasa Said beserta pengurus, Ketua Umum Majelis Taklim Halimah Bunda Indah beserta sejumlah pengurus, serta undangan lainnya.

Menurut Syamsul Arifin, surau-surau dan madrasah semestinya lebih dihidupkan selama Puasa Ramadan, bukan justru diliburkan. “Saya minta Pengurus MABMI di seluruh Indonesia yang mengelola surau dan madrasah agar menghidupkannya dengan lebih semarak lagi di bulan Puasa Ramadan,” serunya.

Lebih lanjut dikatakan mantan Gubernur Sumatera Utara itu, surau-surau dan madrasah sangat berperan besar dalam membina dan meningkatkan keimanan dan ketakwaan para generasi muda, termasuk juga para orang tua.

“Mengaji tentang ilmu agama serta mendalami Al-Qur’an di bulan Puasa Ramadan justru sangat baik. Selain menjadi amalan yang bernilai pahala tinggi dibanding pada hari biasa, mengaji juga menjadi sarana silaturahmi yang efektif untuk membina hubungan sesama umat atau ukhuwah Islamiyah,” kata Syamsul.

Tampil sebagai penceramah Al-Ustadz Drs H Amhar Nasution MA. Dalam tausyiahnya antara lain mengajak umat untuk meyakini kebenaran perjalanan Isra’ Mikraj Nabi Muhammad SAW dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa dan naik ke langit ketujuh, sidratul muntaha atas kuasa Allah SWT.

“Sholat merupakan salah satu perintah dari perjalanan Isra’ Mikraj,” katanya.

Al-Ustadz Amhar juga mengingatkan masyarakat untuk menjauhi Narkoba. “Orang yang kecanduan Narkoba menunjukkan dia tidak beriman,” katanya sembari mengajak umat agar memerangi penyalahgunaan Narkoba karena peredarannya sudah sangat mengkhawatirkan dan Sumut berada di peringkat kedua setelah Jakarta.

Bersamaan diserahkan hadiah kepada juara Lomba Azan antar wartawan dan anak-anak wartawan. Untuk wartawan, juara I Muhammad Arifin (Analisa), juara II Taufik Wal Hidayah (Analisa) dan juara III Zul Anwar Ali Marbun (Gebrak). Sedangkan untuk anak-anak wartawan, juara I M Rafli, juara II Fakhri, juara III Ikbal, dan harapan I Luthfi.(rel)