BI: Penarikan Uang di Sumut Selama Ramadan dan Lebaran Rp 5,02 Triliun

94
Kepala Bank Indonesia Perwakilan Sumut, Wiwiek Sisto Widayat. SUMUT24/amru lubis

Medan I SUMUT24.CO
Kepala Bank Indonesia (BI) Perwakilan Sumatra Utara (Sumut) Wiwiek Sisto Widayat mengatakan, jumlah penarikan uang kartal oleh perbankan Sumut selama Ramadan dan Lebaran mencapai Rp 5,02 triliun. “Penarikan ini terhitung dari awal Ramadan hingga tanggal 30 Mei 2019. Sudah termasuk uang pecahan kecil maupun uang pecahan besar,” ujar Wiwiek Sisto Widayat, Senin (10/6/2019).

Wiwik mengatakan, jumlah penarikan dari BI oleh perbankan tidak bisa diartikan sebagai uang beredar. Karena uang yang ditarik oleh bank belum tentu semuanya diedarkan. Until data peredaran uang selama Ramadan dan Lebaran di Sumut, BI tidak memiliki catatan (data). Karena yang tercatat di BI adalah jumlah penarikan yang dilakukan oleh perbankan.

Wiwiek mengatakan, jumlah penarikan uang oleh bank lebih kecil dari yang disiapkan BI senilai Rp 6,05 triliun. Tapi jika merujuk pada Lebaran yang sudah selesai dan tidak ada masalah, itu berarti pemenuhan uang oleh perbankan tercukupi terutama di ATM-ATM di pusat-pusat perbelanjaan dan tempat-tempat wisata.

Sementara itu, untuk hari pertama beroperasi penuh pasca libur Lebaran yang cukup panjang, berjalan normal. Namun untuk transaksi seperti setoran dan penarikan tergantung masing-masing bank.

“Masing-masing bank tentu berbeda transaksinya, karena nasabahnya juga berbeda. Tapi sejauh ini normal dan berjalan lancar saja setelah beroperasi penuh mulai hari ini,” katanya. (red)

Loading...