Benih Padi Jadi Andalan Komoditi Kota T.Tinggi

TEBINGTINGGI | SUMUT24

Kota Tebingtinggi merupakan sebuah kecil dan memiliki i areal (lahan) pertanian yang sangat terbatas, tapi mampu melakukan penanaman padi di daerah perkotaan dengan setahun tiga kali panen. Selain itu,dua desa atau kelurahan di Kec Bajenis Kota Tebingtinggi dipercayakan oleh  pemerintah pusat sebagai desa/kelurahan benih mandiri.

“Ke depan Kota Tebingtinggi tidak hanya menghandalkan hasil padi menjadi beras,” kata Wali Kota Tebingtinggi Ir H Umar Junaidi Hasibuan dalam sambutannya saat membuka Agri Market Pameran Floura dan Fauna yang digelar Dinas Pertanian setempat,Jumat (27/5) di Lapangan Merdeka Sri Mersing Jalan Sutomo Tebingitnggi.

Tampak hadir Waka Polres Tebingtinggi,Kajari,Ketua PN,Ketua dan Anggota DPRD, Ketua PA,Pimpinan SKPD, Camat dan Lurah se Kota Tebingtinggi,Ketua TP.PKK dan Ketua IKA DPRD, Kadis Pertanian Marimbun Marpaung (Marimar) SP MSi,Kelompok Tani dan Undangan lainnya.

Melalui kegiatan Agri Market dan pameran floura dan fauna yang digelar ini,kata Wali Kota, tentunya dapat menimbulkan spirit (semangat) dan inspirasi bagi kelompok tani dan masyarakat serta pencinta tanaman untuk kembali pada tanam-tanaman holtikultura.

”Sebagaimana sejarah bangsa Indonesia  hidup dan tumbuh berkembang dengan berdasarkan kepada pertanian,peternakan dan perkebunan dilakukan dengan sebaik-baiknya,” kata Umar Junadi

Wali Kota juga menyatakan kegiatan Agri Market dan pameran flora dan fauna ke 3 tahun 2016 yang digelar dinas pertanian jauh lebih baik dari tahun sebelumnya terutama jumlah pesertanya jauh lebih banyak.Untuk ke depan diharapkan Wali Kota kegiatan agri market pameran flora dan fauna diadakan dua kali dalam setahun.

”Saya atas nama Pemko Tebingtinggi mengucapkan terimakasih kepada dinas pertanian dan seluruh peserta terutama kepada perum  bulog dan persatuan perdagangan Indonesia (PPI) yang ikut dalam kegiatan ini untuk  intervensi pasar harga beras dan gula dalam menghadapi bulan suci ramadhan,“ ucap Umar Junaidi berterima kasih sembari mengatakan pada 30-31 Mei diadakan operasi pasar yang digelar Pemko melalui Kouprindag  bekerjasam dengan Pemprovsu.

Sebelumnya,Kadis Pertanian dalam laporannya menyampaikan,kegiatan Agri Market dan pameran flora dan fauna ke 3  Kota Tebingtinggi tahun 2016  diikuti 25 peserta dan digelar selama sepekan yakni 27 Mei hingga 2 Juni 2016 .Sedangkan tujuan adalah sebagai sarana promosi dan pemasaran produk pertanian, produk olahan pertanian dan perikanan.

Selain itu,sebagai sarana informasi dan edukasi bagi masyarakat dibidang pertanian dan perikanan,serta sebagai sarana temu bisnis antara pelaku usaha di bidang  pertanian,perikanan  dan peternakan.

Peserta yang mengikuti Agri Market PFF terdiri dari SKPD di lingkungan Pemerintah kota,5 Kecamatan se Kota Tebingtinggi, Babinsa,TP.PKK,IKA DPRD, Gabungan Koptan Kab Sergai,Pecinta Ikan Cupang,SMKN 4,Perum Bulog dan Persatuan Perdagangan Indonesia (PPI) serta gelar kreatifitas Pemuda Kota Tebingtinggi.

Pembukaan Agri Market Pameran Flora dan Fauna ke 3 Kota Tebingtinggi 2016 ditandai dengan pemukulan gong dan pemberian bantuan dana serta peralatan pertanian kepada kelompok tani se Kota Tebingtinggi,bantuan peralatan pertanian untuk 5 kecamatan yang ada di kota itu. (tav)