Bayi Lahir Tanpa Anus, Bupati Simalungun : “Kita Sudah Berikan BPJS Kesehatannya”

Simalungun | Sumut24
Bupati Simalungun DR JR Saragih SH MM, memasuki hari kedua melaksanakan tugas seusai dilantik, memberangkat kan bayi yang baru lahir dengan kondisi abnormal dikarenakan tidak mempunyai anus
(atresia ani) ke Rumah Sakit (RS) Adam Malik-Medan, Rabu (27/04/2016).
Anak yang berjenis kelamin wanita tersebut adalah putri dari pasangan Sarmedi Sipayung (43) dengan Herlina Sihotang (39), warga Huta Purba Hinalang Nagori Purba Sipinggan Kecamatan Purba. Bayi mungil itu merupakan anak ke 4 pasangan pasutri tersebut, yang kini dirawat di rumah sakit RSUD Tuan Rondahaim Pamatang Raya yang ditangani langsung oleh dokter spesialis anak (dr Astrid SpA).
Melihat kondisi bayi mungil tersebut, Bupati Simalungun yang di dampingi Ketua DPRD Drs Johalim Purba, Sekda Drs Gidion Purba MSi, Kadis Kesehatan dr Jan Maurisdo Purba MKes, Dirut RSUD Tuan Rondahaim dr Lidya Saragih dan beberapa pimpinan SKPD dijajaran Pemkab Simalungun, saat berkunjung di RSUD dan menjenguk bayi tersebut, langsung memerintahkan pihak rumah sakit agar segera merujuknya ke RS Adam Malik Medan untuk mendapatkan perawatan secara intensif.
“Bayi tersebut kita rujuk ke RS Adam Malik Medan, karena kasus seperti ini sangat langka dan biasanya hal seperti ini terjadi setelah satu sampai dua tahun. Kita berharap ini segera ditangani, karena harus dilakukan operasi berulang-ulang,”jelas Bupati.
Menyinggung tentang biaya untuk bayi tersebut selama berada di RS Adam Malik, Bupati Simalungun mengatakan, Pemkab Simalungun telah memberikan kartu BPJS kepada orang tua si bayi tersebut. “Kita sudah urus BPJS-nya dan kartu BPJS Kesehatannya sudah kita berikan kepada orang tua anak tersebut, namun jika masih dibutuhkan kita juga siap untuk membantunya,”kata Bupati.
“Terus terang, dalam keluarga itu bukan baru kali ini kita bantu, ada abangnya yang kepalanya besar juga sudah kita tangani, nah sampai hari ini adiknya lahir mengalami kelainan juga sudah kita tangani. Jadi harapan kami proses perawatan anak ini berjalan dengan baik,”harap Bupati.
Dari RSUD Tuan Rondahaim diketahui bahwa bayi lahir ‘atresia ani’ tersebut lahir pada hari Sabtu (23/04) sekitar pukul 23:00 Wib di rumah orang tuanya dengan pertolongan medis, namun ada kelainan, dan setelah dua hari lahir langsung dibawa ke RSUD Tuan Rindahaim untuk mendapatkan perawatan yang langsung ditangani oleh dr Astrid SpA.
“Saya sangat senang dengan adanya perhatian dan bantuan dari Bapak Bupati. Harapan saya, anak saya ini dapat tumbuh normal sebagai mestinya,”kata Sarmedi Sipayung. Selain menjenguk bayi lahir ‘atresia ani’, Bupati Simalungun juga meninjau beberapa ruangan di RSUD tersebut diantaranya ruang poly gigi, dan ruangan pasien yang baru dibangun. Dalam peninjauan itu Bupati meminta kepada pihak rumah sakit untuk segera melengkapi sarana dan prasarana gedung yang baru, karena dalam waktu dekat ruang untuk pasien yang baru akan diresmikan penggunaannya.
“Kita berharap untuk pemeriksanaan kesehatan kepada para calon pangulu mendatang dilakukan di rumah sakit ini. Dan ke depan juga untuk para CPNS memeriksakan kesehatannya di rumah sakit ini juga, “ kata Bupati.(ES)