Anggota DPR Ini Miris Melihat SD Prabudhy yang Berbau Busuk Ikan

0
892

MEDAN|SUMUT24
Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Sumatera Utara, Sutrisno Pangaribuan mengunjungi Sekolah Dasar Prabudhy, Jalan Kemiri II, Kecamatan Medan Kota, Selasa (26/4).

Sutrisno terkejut dengan bau busuk dan amis ikan yang tercium hingga ke dalam ruang kelas. Ia merasa miris melihat para siswa harus belajar kondisi bau yang menyengat. Kondisi ini menurutnya menunjukkan bahwa Pemerintah Kota Medan tidak tanggap terhadap kondisi yang terjadi.

“Miris sekali ya. Di saat para pendidik ini masih menjalankan tugas negara, tapi negara malah tidak memperhatikan kondisi mereka,” ujar Sutrisno, Selasa (26/4).

Pemerintah Kota Medan, terutama Dinas Pendidikan, kata Sutrisno, seharusnya tanggap atas kondisi tersebut.

“Sayang sekali ini. Padahal saya dengar kualitas siswa-siswa ini bagus. Banyak orang jauh-jauh menyekolahkan anaknya di sini. Tetapi karena bau begini, lama-lama orang jadi pindah,” ujarnya.

Atas kondisi ini, Sutrisno mendesak Wali Kota Medan untuk mengambil tindakan. Para pedagang di Jalan Kemiri II, kata dia, harus dipindahkan dan difasilitasi.

“Nasib pedagang tetap harus dipikirkan , tetapi nasib anak-anak lebih penting. Sedangkan dalam kondisi yang nyaman saja, daya tangkap anak belum tentu maksimal. Apalagi dalam kondisi bau seperti ini,” ujarnya.

Adapun akibat bau busuk dan amis ikan, jumlah siswa SD Prabudhy terus mengalami penyusutan.

Kepala SD Prabudhy, Hotnida L Tobing mengatakan, empat tahun lalu, ketika belum ada pedagang ikan yang berjualan di depan sekolahnya, jumlah siswanya mencapai rata-rata 200 hingga 250 siswa. Rata-rata per tahun SD Prabudhy menerima 30-35 siswa.

“Sekarang murid kami cuma 100 orang. Itu sudah semua, kelas I sampai kelas VI. Malah tahun ini, murid kelas I kami cuma 9 orang,” katanya mengakhiri.(R02)