Anak Medan Buktikan Penyumbang Pajak Terbesar di Jakarta, Tak Ingin Disebut Jago Kandang

Medan|SUMUT24

Orang bijak taat pajak, itulah yang dibuktikan anak Medan Drs Hendrik Halomoan Sitompul MM. Pengusaha pemilik PT Cahaya Andhika Tamara yang juga anggota DPRD Medan, sukses menjalankan usahanya dan taat akan pajak yang diyakini untuk pembangunan bangsa.

Hendrik Sitompul berhasil meraih penghargaan sebagai salah satu pembayar pajak terbesar di Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Jakarta Matraman Direktorat Jendral Pajak (DJP) Kantor Wilayah Jakarta Timur. Prestasi itu patut dibanggakan sebagai anak Medan yang taat membayar pajak.

Apalagi, Hendrik memiliki komitmen untuk membangun bangsa dan negara melalui profesi pelaku usaha dan legislator. “Jadi, mengabdi bagi bangsa dan negara tidak harus di tanah kelahiran (Red-Medan),” kata Hendrik kepada wartawan.

Menurutnya, prinsip dan semboyan hidup, tentu akan memotivasi untuk meraih prestasi. Hendrik Sitompul mengutip semboyan hidupnya dari Albert Einstein yang mengatakan, “Don’t look to become a person of success, look instead to become a person of Value (Cita-cita tidak harus sukses, yang penting berusahalah untuk menjadi orang yang berarti)”.

Setelah 20 tahun menjadi eksekutif di perusahaan nasional dan 6 tahun sebagai pengusaha, Hendrik Sitompul memilih tantangan baru dengan menjadi seorang anggota DPRD. Bisnis usaha yang dilakoninya di bidang pemasaran, transporter, dan handling penyaluran BBM di salah satu perusahaan BUMN berpusat di Jakarta.

Tidak tanggung-tanggung, perusahaan milik Hendrik H Sitompul mendapat penghargaan salah satu perusahaan terbesar pembayar pajak di Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Jakarta Matraman Direktorat Jendral Pajak (DJP) Kantor Wilayah Jakarta Timur.

“Hingga saat ini kami telah mempekerjakan hampir 1500 karyawan, terbesar di Pulau Jawa dan ada juga di Sumatera Utara,” tambah suami Ir Rospita Br Marpaung MM ini.

Tantangan menjadi seorang wiraswasta di luar Pulau Sumatra, tentu menyita banyak waktu. Melalui guyon, Hendrik tidak ingin disebut hanya “Jago Kandang” sehingga dirinya rela hijrah dari Medan, Sumatera Utara ke Jakarta, namun tidak mau juga disebut sebagai pengusaha nasional.

“Ya, itu tadi, biar tak jago kandang sajalah,” ujarnya sembari tertawa.
Kutipan lagu “Anak Medan” pun patut ditujukan buat anak Medan yang sudah menjadi ‘banteng’ (berprestasi, Red) di perantauan yang juga Alumni PPRA 52 Lemhannas RI ini.

Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kantor? Wilayah DJP Jakarta Timur pun mengapresiasi Pemilik Perusahaan PT Cahaya Andhika Tamara, Hendrik Halomoan Sitompul karena menjadi pembayar pajak terbesar. ?Kepala Kanwil DJP Jakarta Timur Harta Indra Tarigan menjelaskan, penerimaan pajak di Jakarta Timur pada tahun kemarin sebesar Rp17,35 triliun.

Untuk 2016 hingga akhir pekan kemarin sudah mencapai Rp 6,4 triliun, atau naik 8,62 persen dari pencapaian tahun sebelumnya di periode yang sama.

“Kami mengapresiasi bapak Hendrik Halomoan Sitompul sebagai pemilik perusahaan PT Cahaya Andhika Tamara, menjadi empat pembayar pajak terbesar d?i Jakarta Timur. Diharapkan Pak Hendrik mengajak temen-temen pengusaha untuk taat pajak,” kata ?Kepala Kanwil DJP Jakarta Timur Harta Indra Tarigan.

PT Cahaya Andhika Tamara yang berkantor pusat di Jakarta Timur, bersama wajib pajak lainnya menerima penghargaan dari Kanwil DJP Jaktim khususnya untuk wilayah Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Jakarta Matraman yang diserahkan Ibu Puspita Wulandari Staf Ahli Menteri Keuangan, Senin (30/5) di Kantor Pusat Direktorat Jendral Pajak, Jalan Gatot Subroto Jakarta.

“Pajak itu separuh dari penerimaan negara, nah kalau kita abaikan, kalau tidak ada partisipasi maka target tidak tercapai,” tutur Hendrik.
Hendrik menuturkan dengan apresiasi ini, juga sekaligus memberi contoh pada WP untuk bersama-sama memenuhi kewajibannya sebagai warga negara yang baik.(R02)