6,7 Masyarakat Akan Dapat BTS Gratis, Ini Jenisnya

Jakarta I Sumut24.co
Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) telah memetakan keluarga yang akan mendapatkan Set Top Box (STB) gratis. Saat ini, pemerintah tengah melakukan Analog Switch Off (ASO) alias migrasi TV analog ke TV digital.
Sebagai informasi, set top box adalah alat khusus yang memungkinkan masyarakat dapat menikmati siaran TV digital, meskipun masih menggunakan TV yang lama.

Penerima STB ini diberikan kepada keluarga yang dinilai tidak mampu. Dengan harapan, masyarakat bisa menikmati siaran TV digital dengan pakai TV analog.

Kominfo menyebutkan bahwa sumber subsidi STB ini menggunakan anggaran yang diambil langsung dari APBN.

“Setidaknya ada sekitar 6,7 juta hingga 7 juta STB. Inilah yang akan digandeng sama-sama oleh LPS. Karena ada berkepentingan dengan lahirnya TVRI maka pemerintah akan mengeluarkan anggaran untuk membantu TVRI menyediakan ini,” jelas Direktur Jendral Penyelenggara Pos dan Informatika (Dirjen PPI) Ahmad M. Ramli dalam keterangan tertulisnya.

Adapun, untuk masyarakat lain disarankan membeli perangkat STB apabila televisi yang dimiliki belum mendukung siaran TV digital. Kominfo menyebutkan STB yang dijual harga pasarannya rata-rata mencapai Rp 150.000 – 250.000 per unitnya.

“Konsekuensi kebijakan ini masyarakat yang televisinya belum siap untuk digital harus menambahkan yang namanya Set Top Box (STB),” kata Ramli.

Kurang dari sebulan lagi Analog Switch Off (ASO) atau migrasi TV analog ke digital Tahap 1 selesai pada tanggal 17 Agustus 2021.

Sesuai dengan Peraturan Menteri Kominfo Nomor 6 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Penyiaran, Kominfo menghentikan siaran TV analog secara bertahap di berbagai wilayah sampai sepenuhnya beralih ke siaran TV digital paling lambat 2 November 2022.

Kominfo membagikannya ke dalam lima tahap untuk suntik mati TV analog ini. Sepanjang tahun 2021, ada dua tahap pemerintah menghentikan siaran TV analog. Sedangkan tiga tahap sisanya dikerjakan pada 2022.

Berikut tahapan migrasi TV analog ke digital:
* Tahap 1 diterapkan pada 17 Agustus 2021. Yang akan dilakukan pada enam wilayah layanan di 15 kabupaten atau kota.
* Tahap 2 diterapkan 31 Desember 2022 mencakup 20 wilayah Layanan di 44 kabupaten atau kota.
* Tahap 3 diterapkan pada 31 Maret 2022 yang direncanakan akan dilakukan pada di 30 wilayah di 107 kabupaten atau kota.
* Tahap 4 diterapkan pada 17 Agustus 2022 mencakup 31 wilayah layanan pada 110 kabupaten atau kota.
* Tahap 5 diterapkan pada 2 November 2022 dengan rencana di 24 wilayah layanan pada 63 kabupaten atau kota.

Bahkan sampai TV tabung model lama juga bisa diubah jadi Smart TV lho dengan menggunakan STB ini!

Jenis-jenis STB / Set Top Box
Pada dasarnya, ada 5 jenis STB yang dijual di pasaran.

Sebenarnya semua punya fungsi dasar yang sama, yaitu sebagai penangkap sinyal & sebagai decoder agar TV bisa menampilkan acara dari sumber siaran.

Perbedaannya terletak pada “cara” penangkapan sinyalnya dan fitur tambahan yang ditawarkan.

STB Teresterial (DVB T2)
Ini adalah jenis dekoder / STB gratis yang akan dibagikan oleh Kominfo untuk kalangan masyarakat yang kurang mampu.

Bisa dibilang STB Teresterial DVB T2 ini adalah jenis dekoder yang paling sederhana.

STB tipe Teresterial DVB T2 ini bisa digunakan TANPA internet.

Kalian hanya perlu antena biasa yang mampu menangkap sinyal TV Analog seperti UHF/VHF saja.

Dan kalian tinggal menyambungkan STB ini di sambungan antara antena dan TV kalian.

STB DVB T2
Jadi TV lama tipe analog kalian bisa menampilkan berbagaichannel dan siaran yang disajikan oleh layanan siaran TV digital.

Harganya cukup murah, bahkan ada yang mulai dari Rp 40.000 saja per unit STB nya lho!

Tapi tentu kualitasnya perlu kalian cek ya dan bandingkan dengan merk-merk STB Teresterial DVB T2 lainnya yang sudah teruji.

Karena tipe STB ini sederhana, biasanya yang murah itu tidak ada fitur OS Android di dalamnya. Jadi fungsinya hanya menangkap siaran digital TV saja dan tidak bisa mengubah TV kalian jadi smart TV.

Jadi sebelum membeli, kalian sebaiknya membaca baik-baik spesifikasi STB-nya ya!

Kalau mau yang bisa menjadikan TV kalian jadi TV pintar, pastikan membeli STB yang ada perangkat androidnya.

STB TV Box / Integrated Digital Television
Nah, yang ini tipe STB yang paling praktis.

Kalau kalian ke toko elektronik dan melihat-lihat produk TV baru masa kini, rata-rata sudah memiliki predikat Digital Television.

Artinya, sudah ada STB TV Box yang ditanam di dalam perangkat TV itu sendiri.

Jadi tidak perlu tambahan kabel atau antenna lagi, kalian langsung bisa menikmati siaran digital TV begitu menyalakan Televisi.

Biasanya di STB TV Box ini sudah sekalian dilengkapi dengan fitur Android atau OS lainnya yang memungkinkan kalian bisa langsung mengakses internet dari TV selama ada sinyal WiFi.

STB Satelit
Set Top Box / STB Satelit sering juga dikenal dengan Receiver Parabola.

Ya, sesuai namanya, STB satelit ini adalah STB untuk menangkap sinyal siaran dari Parabola yang berasal dari satelit tertentu.

Receiver parabola
Biasanya STB satelit atau receiver parabola ini berbayar dan disediakan oleh penyedia layanan khusus, seperti MNC Vision, KVision, Spyro,dll.

STB TV Kabel
Berbeda dengan parabola yang menangkap sinyal siaran dari satelit, TV kabel ini menangkap sinyal siaran dari isyarat frekuensi radio yang ditransmisikan melalui serat optik.

Mekanisme tv kabel fiber optik
Selain lebih stabil dibandingkan dengan tangkapan sinyal parabola, biasanya harganya juga sedikit lebih murah karena instalasinya sekaligus untuk satu daerah (penarikan kabel sekaligus). Tidak seperti parabola yang harus diinstalasi satu per satu di tiap rumah.

Nah, TV kabel ini juga berbayar dan biasanya ditawarkan sepaket dengan penyediaan koneksi internet.

Contoh penyedia TV kabel di Indonesia adalah Firstmedia, Transvision, MyRepublic, Biznet, Indovision, dll.

STB Internet / STB WiFi
Seperti namanya, STB internet ini mengandalkan saluran internet untuk menampilkan siaran televisinya.

STB ini menggunakan sistem DVB-IPTV (Digital Video Broadcast – Internet Protocol Television).

Kelebihan dari STB internet ini yaitu memungkinkan pengguna untuk melakukan interaksi pada tayangan TV, misalnya menyimpan (save), reminder, memundurkan acara yang terlewat, memilih tayangan mana yang ingin dilihat, dll.

VOD
Tentunya STB Wifi ini sudah dilengkapi fitur-fitur OS (Operating System) yang bisa memungkinkan kalian menjelajah internet dari TV.

Salah satu penyedia STB Internet / STB Video on Demand di Indonesia adalah UseeTV.

Perbedaan antara Receiver dengan STB
Meskipun secara penampakannya mirip dan sama-sama disebut dengan istilah dekoder, tapi kalian kini bisa membedakan Set Top Box yang viral ini dengan receiver ya!

Sama-sama receiver atau penangkap sinyal tapi sumber sinyal yang diterima ternyata berbeda.

Kalau Set Top Box yang sekarang digembor-gemborkan pemerintah untuk dipakai di Indonesia, ya STB tipe Terresterial T2.

Sinyalnya ditangkap dari menara pemancar atau BTS TV digital yang biasanya memancarkan siaran TV analog. Namun kini beralih jadi sinyal TV digital.

Sedangkan receiver lainnya ada yang menangkap sinyal parabola, frekuensi TV kabel, dan juga sinyal internet.

Jadi jangan sampai keliru untuk memilih STB yang sesuai dengan spesifikasi TV dan kebutuhan kalian ya!

Jangan Lupa Masukkan Kode Lokasi & Nomor STB Ya!
Sebagai info tambahan, kalian akan diminta untuk memasukkan kode lokasi atau kode pos serta nomor STB yang tertera di kemasan.

Meskipun tampak remeh, ternyata ini hal yang sangat penting untuk dilakukan!

Pemerintah jadi bisa mendeteksi dan mengkategorikan siaran lokal untuk TV kalian.

Selain itu jika ada berita penting yang mendadak harus disampaikan seperti berita akan adanya bencana di lingkungan sekitar kalian, siaran bisa langsung dikirim ke TV kalian!

Jadi jangan lupa ya!

Nah, kalau kalian butuh STB kualitas baik dengan harga yang tentunya murah, jangan ragu untuk segera klik tombol di bawah dan hubungi CS kami segera.Red