Tiga Perampok Alfamart Dihadiahi Timah Panas

26
Foto : Polisi memperlihatkan tiga kawanan perampok bersenjata kelewang yang menggasak uang puluhan juta dari brankas Alfamart Jalan Krakatau Medan Timur. Tiga pelaku dihadiahi timah panas (Ist)

MEDAN | SUMUT24

Kawanan perampok bersenjata kelewang yang menggasak uang Rp17 juta di gerai Alfamart Jalan Krakatau, Medan Timur pada Senin (4/12) kemarin akhirnya ditembak.

Namun, polisi belum mau membeberkan identitas masing-masing tersangka.
Kapolsek Medan Timur, Kompol Wilson Pasaribu, membenarkan jika dua pelakunya sudah ditangkap. Ia juga membenarkan jika kedua pelaku ‘dihadiahi’ timah panas.

“Iya, sudah ditangkap,” katanya,

Selasa (5/12). Menurut informasi, selain menangkap dua pelaku utama, polisi juga dikabarkan menangkap seorang pegawai Alfamart.

Disebut-sebut, pegawai yang ikut ditangkap ini turut serta melakukan perencanaan perampokan. Oknum pegawai ini pula yang memberi gambaran tentang kondisi toko, sehingga para pelaku leluasa menggasak uang penjualan toko.

Kabag Ops Polrestabes Medan, AKBP Doni Satria Sembiring didampingi Kepala Bagian Operasional Satreskrim Polrestabes Medan, AKP B Simarmata juga membenarkan perampok berkelewang yang menyatroni Alfamart Jalan Krakatau sudah ditangkap.

Hanya saja, kedua pejabat ini meminta awak media menanyakan langsung kasusnya pada Kapolsek Medan Timur, Kompol Wilson Pasaribu.

“Ya, memang sudah diamankan. Tapi itukan wewenang Medan Timur. Coba langsung saja lah. Enggak enak kami nanti,” ungkap kedua pejabat ini saat memaparkan tangkapan Operasi Sikat Toba 2017 di halaman Polrestabes Medan.

Sebelumnya, dua perampok bersenjata kelewang menyekap seorang pegawai Alfamart bernama Wira di toilet. Dengan posisi tangan terikat, Wira dipaksa menunjukkan lokasi brankas toko.

Takut nyawanya dihabisi, Wira pun membawa dua orang pelaku yang mengenakan helm full face ini ke lantai dua. Di sana, para pelaku membawa kabur uang tunai Rp 17 juta.

Dari informasi berkembang, ternyata uang yang digasak para pelaku dari brankas Alfamart sebesar Rp22 juta. Adapun tersangka yang merencanakan perampokan ini adalah tersangka Dedy. Ia juga berperan merekrut dua pelaku lainnya yakni Zulham dan Mangapul.

Untuk tersangka Zulham, ia berperan mengikat pegawai Alfamart bernama Wira. Sementara tersangka Mangapul berperan mengancam para pegawai dengan kelewang.
Dalam aksinya ini, otak pelaku bernama Dedy mendapat bagian Rp9 juta. Tersangka Zulham dan Mangapul masing-masing mendapat jatah Rp 6,5 juta.

Dari informasi yang beredar, para tersangka ini sempat bersembunyi di pos salah satu organisasi kepemudaan yang berada di Jalan Pasar III, Krakatau, Medan Timur. Karena berusaha melarikan diri, ketiganya dihadiahi timah panas di bagian kakinya masing-masing. (W07)

SHARE