Satpol PP Halangi Wartawan Saat Meliput

57
ASAHAN | SUMUT24

Satuan Polisi Pamong Praja ( Satpol PP)  Pemerintah Kabupaten Asahan hadang dan menyerbu salah seorang wartawan media online  Susilawadi saat melakukan peliputan di Pasar jalan Sutomo Kelurahan Tegal Sari Kecamatan Kisaran Barat Kabupaten Asahan tepatnya di depan kantor PLN Kisaran Jumat 12 Januari 2018.

“Iya, tadi satpol PP menyerbu ku, saat aku melakukan liputan terhadap turunnya pasukan Patpol PP di Pasar tersebut, dan SK ku diremuk-remuk salah satu personil Satpol PP yang diketahui bernama Nasarudin karena tidak terima saya wawancarai, ” kata Susilawadi saat ditanyakan  usai kejadian.

Susilawadi mengaku kecewa dengan sikap arogansi yang ditunjukkan oleh Satpol PP Asahan yang menghalanginya untuk melakukan peliputan.

” Padahal saya sudah menunjukkan surat tugas. Tapi, Nasruddin merampas, dan meremukkan SK saya. Sangat arogan,” kata Susilawadi kepada sejumlah wartawan.

Diceritakan, saat itu dirinya sedang mewawancarai Nasruddin terkait penertiban PKL di Kota Kisaran. Dimana, para pedagang menuding Satpol PP  tebang pilih dalam penertiban PKL.

“Namun, Nasaruddin malah melontarkan nada kasar dengan ucapan Siapa Kau?.Lalu saya pun memberitahukan identitas saya bahwa saya wartawan, ” katanya.

Tak hanya itu, lanjutnya Susi juga didorong oleh beberapa Satpol PP yang seketika mengelilinginya.

Atas perlakuan itu, Susi berencana akan melaporkan kejadian tersebut ke Polres Asahan.

“Saya mengaku kecewa dengan sikap arogansi Satpol PP itu.Dan saya berencana melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian” pungkasnya.

Saat dikonfirmasi Satpol PP Pemkab Asahan melalui Sekeretaris T Rambe diruang kerjanya membenarkan bahwa adanya ribut antar wartawan dengan petugas yang turun tadi.

“Saya tidak tahu masalahnya apa tadi saya telpon petugas yang turun penertiban tadi, iya memang ada terjadi keributan tadi tapi kita tidak tahu permasalahan sebenarnya apa, karena bertepatan petugas yang turun dalam penertiban tadi sekarang lakukan rapat.”ungkapnya. ( TECY)

SHARE