Pemilihan Pansus LPj DPRD Medan Diintervensi , Ilhamsyah Terpilih Jadi Ketua

92

SUMUT24 | Pemilihan komposisi personalia pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Laporan Pertanggungjawaban (Lpj) Anggaran Pendapatan dan Belanja (APBD) tahun 2016, digelar DPRD Medan di ruang Badan Anggar (Banggar), Senin (11/9) cukup alot dan banyak intervensi karena terkesan berebutan untuk menjadi unsur pimpinan.

Semula, rapat yang dipimpin Wakil Ketua DPRD Medan, Ihwan Ritonga, untuk pemilihan Ketua Pansus LPj berjalan lancar kendati sebelumnya, ada empat anggota DPRD Medan yang mengajukan diri yakni Ilhamsyah (Golkar), Boydo HK Panjaitan (PDI-Perjuangan), Godfried Effendi Lubis (Gerindra) serta Anton Panggabean (Demokrat).

Namun, berdasarkan hasil pemilihan suara (votting) yang diambil dari peserta rapat tersebut, ditetapkan Ilhamsyah sebagai Ketua Pansus LPj APBD 2016 setelah sebanyak 16 anggota DPRD Medan memilih Ketua Fraksi Golkar itu.

Tetapi, suasana memanas timbul ketika penetapan Wakil Ketua Pansus LPj. Dimana, dalam pemilihan tersebut menyisakan tiga anggota lainnya yakni Boydo HK Panjaitan (PDI-Perjuangan), Godfried Effendi Lubis (Gerindra) serta Anton Panggabean (Demokrat).

Dalam kesempatan itu, pemilihan diawali dengan kesepakatan one man one vote yang ditetapkan oleh pimpinan. Rapat pertama yang dihadiri oleh 19 anggota Pansus, Godfried mengungguli Boydo HK Panjaitan untuk menempati posisi Wakil Ketua Pansus dengan mengumpulkan 10 suara.

Namun pada saat penetapan, tiba-tiba Ketua DPRD Medan, Henry Jhon Hutagalung, kemudian disusul Hasyim SE memasuki ruang rapat. Dan meminta untuk menyertakan mereka pada pemilihan. “Saya dan Pak Hasyim kan juga punya hak suara dalam pemilihan,” ucapnya.

Sehingga, pimpinan sidang kemudian menunda rapat itu sembari memberikan hak suara kepada mereka. Dengan kondisi itu, membuat sejumlah peserta yang hadir mengajukan keberatan.

Ahmad Arief, menyebutkan bahwa suara yang sah adalah suara anggota yang hadir dan telah memberikan suara sesuai daftar hadir yang telah ditetapkan.

“Seharusnya pimpinan rapat komitmen dengan keputusan awal,” ketusnya yang didukung oleh peserta rapat lainnya Bangkit Sitepu dan Salman Alfarisi.

Kondisi semakin memanas saat Ketua DPRD Medan, Henry Jhon Hutagalung, malah menyebutkan bahwa rapat tersebut tidak pernah direkomendasikan kepada Ihwan Ritonga.

“Saya tidak pernah merekomendasikan untuk pimpin rapat ini. Jadi, bila saya tak punya hak suara maka rapat ini sebenarnya tidak serta merta bisa dilaksanakan karena saya tak pernah merekomendasikan kepada beliau,” katanya.

Sontak pernyataan itu mendapat respon dari sejumlah anggota Pansus Ilhamsyah, yang menyebutkan bahwa pernyataan yang dilontarkan Henry Jhon telah meremehkan wakil pimpinan Ihwan Ritonga.

“Pimpinan di DPRD Medan ini ada empat orang pimpinan dan semua wakil pimpinan berhak untuk memimpin rapat ini,” tegasnya.

Ini langsung ditimpali oleh Bangkit Sitepu yang secara tegas menolak bilamana pemilihan Ketua Pansus LPj dilakukan kocok ulang. “Pimpinan kita semua memilih hak yang sama dalam rapat ini,” jelas Bangkit Sitepu dalam rapat yang dipimpin Wakil Ketua DPRD Medan Ihwan Ritonga.

Bangkit mengingatkan pimpinan rapat untuk melaksanakan hasil kesepakatan yang sudah ada. “Kita meminta apa yang sudah dihasilkan dilaksanakan,” ucap Bangkit.

Bangkit mengancam akan menarik seluruh anggota Fraksi Hanura dari Pansus. “Jika kesepakatan yang sudah dibuat tidak dilaksanakan Fraksi Hanura akan mengambil sikap menarik seluruh keterwakilannya di Pansus,” jelasnya.

Kemudian, satu persatu anggota pansus hadir yakni Andi Lumbangaol dan HT Bahrumsyah yang habis rapat Pansus Ketenagakerjaan. Sehingga, melengkapi kepesertaan anggota pansus menjadi 23 orang.

Akhirnya dari hasil pemungutan lanjutan diputuskan, Boydo HK Panjaitan ungguli Godfried Effendi Lubis dengan mengumpulkan 12 suara. (R02)

SHARE